1 dekade, Angkatan 09 Namlea gelar sunatan massal di Kayeli

oleh -79 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Dalam rangka menyongsong 1 dekade usia angkatan 2009, kawula muda yang tergabung dalam anak angkatan `09, menggelar bakti sosial sunatan massal gratis di Desa Kayeli, Kabupaten Buru, Rabu (1/3).

Jumlah pasien yang ikut dalam sunatan massal sebanyak 33 orang berupa anak-anak yang berusia 10 tahun dan 7 tahun.

Kegiatan sunatan massal ditangani oleh 1 orang dokter dan 7 orang perawat yang sudah ahli dalam bidangnya.

Dalam keterangannya, Ketua Panitia kegiatan dimaksud, Munawir Galela, menegaskan bahwa kegiatan sunatan massal menuju satu dekade angkatan 2009 ini, sudah dirancang pihaknya jauh hari sebelumnya.

Link Banner

Menurutnya, anak muda harus tahu bangun negeri yang berarti anak muda mau berbuat untuk negeri.

Baca Juga  Kodam Pattimura Gelar Sidang Parade Catar Akmil Tahun 2020

Dimana, anak muda itu sendiri yang bisa mengekspresikan dan mengeksistensikan diri mereka untuk bangun negeri.

Baksos berupa sunatan massal ini, akunya, dilakukan pihaknya sebagai rangkaian awal kegiatan  menuju satu dekade atau 10 tahun kebersamaan.

Dijelaskannya, Desa Kayeli sendiri dipilih sebagai salah satu sasaran sunatan massal dikarenakan wilayah ini susah dijangkau dan masih mengalami keterbelakangan.

”Sebenarnya kegiatan sunnatan massal ini dilakukan tahun kemarin tapi karena banyak kendala jadi kegiatan ini baru bisa terealisasikan hari ini,” ujarnya.

Diakuinya, kegiatan sosial seperti sunatan massal ini, bukan kegiatan sosial yang baru pertama dilakukan oleh kawula muda ini.

”Sudah banyak kegiatan sosial yang dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat untuk membantu pemerintah daerah. Seperti, memberikan bantuan pakaian serta bahan sembako kepada kaum mualaf di Desa Silewa dan bagi-bagi nasi bungkus gratis untuk buka puasa kepada tukang becak dan warga di pasar Namlea,” tegasnya. Diakuinya, kegiatan sosial seperti sunatan massal ini, bukan kegiatan sosial yang baru pertama dilakukan oleh kawula muda ini.

Baca Juga  Prajurit dan PNS Lanud Pattimura Bebas dari HIV/AIDS dan Narkotika

”Sudah banyak kegiatan sosial yang dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat untuk membantu pemerintah daerah. Seperti, memberikan bantuan pakaian serta bahan sembako kepada kaum mualaf di Desa Silewa dan bagi-bagi nasi bungkus gratis untuk buka puasa kepada tukang becak dan warga di pasar Namlea,” tegasnya.

Mendapatkan bantuan layanan kesehatan gratis ini, memicu atensi dan empati dari masyarakat setempat hingga kepala desanya.

Salah satu orang tua pasien yang menjalani sunatan massal ini, Eni, memberikan apresiasi positif.

”Katong sangat bersyukur ada ibu-ibu dan bapak-bapak yang datang jauh-jauh par mau sunat katong pung anak. Apalagi katong seng disuruh par bayar. Ini gratis! Katong sangat bahagia,” pungkasnya. (nia)