10 Website Pemda Diretas Bawa Pesan Anti Habib Rizieq dan FPI

oleh -38 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Sedikitnya 10 Situs milik dinas pemkab dan pemkot terkena serangan siber. Website mereka kena deface dan membawa pesan anti Habib Rizieq Shihab dan FPI.

Informasi ini tersebar di media sosial. Saat dicek detikINET, Selasa (15/12/2020) ada 10 website milik pemda yang diretas. Website itu adalah:

1. https://bkpsdm.serangkota.go.id/
2. https://bappeda.kedirikota.go.id/
3. https://jdih.banjarkab.go.id/
4. http://sidalmentel.batangkab.go.id/
5. https://pdam.probolinggokota.go.id/
6. https://bkd.kedirikota.go.id/
7. https://disperikan.sampangkab.go.id/
8. https://bacukikibarat.pareparekota.go.id/
9. http://sandi.pemkomedan.go.id/
10. http://jdihdprd.bimakab.go.id/

Semua laman menjadi hitam dengan tulisan Hacked By Watchers ID Family Attack Cyber x Majelis Rasulullah x NU Cyber Army, Ahlussunnah wal Jama’ah Cyber Army.

Tidak hanya itu, mereka juga meninggalkan pesan mengecam keras Habib Rizieq Shihab dan FPI.

Menurut mereka, Indonesia dengan fitrah kebhinekaan dirusak oleh Rizieq Shihab.

Baca Juga  Louhenapessy Himbau Warga Kota Ambon Tidak Terprovokasi Isu

“Hari hari ini sosok Rizieq Shihab datang dengan pongahnya mengoyak merobek persatuan dan kesatuan kita. Kita diajari saling benci membenci. Kita diajari saling caci dan maki,” tulis mereka.

Mereka juga mengingatkan sejumlah kasus terkait Habib Rizieq seperti kasus chat, hinaan kepada Pancasila dan Gus Dur, serta intoleransi oleh FPI. Terakhir, mereka memberikan dukungan kepada aparat penegak hukum untuk bertindak tegas.

“Para penegak hukum jangan kasih kendor, tegaslah, hukumlah yang setimpal,” pungkas para hacker. Pesan ini diakhiri sejumlah tagar seperti #BubarkanFPI, #LawanFPI, #IndonesiaDamaiTanpaFPI.

Sebelumnya, kontroversi Habib Rizieq dan FPI memang membetot perhatian masyarakat. Dimulai dari kepulangan Habib Rizieq yang dianggap melanggar aturan kerumunan, lalu proses pemeriksaannya berlarut-larut. Belum lagi perawatan Habib Rizieq di RS UMMI Bogor yang merahasiakan hasil swab atas dugaan COVID-19. Terakhir adalah penembakan 6 laskar FPI dalam kejadian kejar-kejaran dengan polisi. (red/dtc)