Nitizen Persoalkan Spice Island Darwin-Ambon Yacht Race (SIDAYR) 2019

oleh -91 views
Link Banner

@porostimur.com | Ambon: Pemerintah Kota Ambon tengah antusias menyiapkan kegiatan  ‘Spice Island Darwin Ambon Yacht Race (SIDAYR) 2019’, yang rencananya akan berlanngsung mulai 3 Augustus 2019 mendatang di Darwin.

Sesuai rencana pelepasan peserta perahu layar akan dilaksanakan 3 Agustus 2019 dan akan tiba di pantai Amahusu Ambon 5 -6 Agustus 2019.

Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno pun sudah memastikan diri akan menghadiri pelepasan peserta Spice Island Darwin Ambon Yacht Race (SIDAYR) di Darwin, Australia Utara dijadwalkan pada 3 Agustus 2019.

“Saya berencana berangkat ke Darwin pada 28 Juli 2019 untuk menghadiri pelepasan peserta SIDAYR 2019,” katanya di Ambon.

Link Banner

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Ambon, Rico Hayat, kepada media person belum lama ini mengatakan, sebanyak 16 perahu layar terdaftar mengikuti lomba perahu layar ini.

“Sampai hari ini yang terdaftar 16 perahu tetapi yang telah konfirmasi mengikuti lomba 13 perahu layar yang semua berasal dari Darwin Asutralia”, kata Rico Hayat.

Baca Juga  DPC Demokrat Sula Sayangkan Penyegelan Kantor DPD Partai

13 perahu layar yang telah mendaftar diantaranya Antipodes, Colie, Wallop, Liquidity II, Finally, Anastasia, Our Philosophy, Pandora, Psuedorca, Vitamin B dan Cockatoo, yang akan mengikuti kategori IRC Racing, Premier Cruising Multihulls, Premier Cruising Monohulls dan Rally.

Namun sikap optimis dan antusis pemerintah Kota Ambon maupun wakil gubernur itu, tidal diikuti oleh sebagian warga Maluku.

Di media sosial Facebook, sebuah group bernama Basudara Maluku Global justru mempertanyakan untung-ruginya festival kapal layar tersebut.

Group Basudara Maluku Global melalui postingannya kemarin, Minggi (28/7) menulis:

Postingan tersebut disertai hitung-hitungan kasar biaya yang dikeluarkan Pemerintah Kota Ambon untuk menghadiri acara pembukaan di Darwin.


Unggahan tersebut pun mendapat tanggapan beragam dari para nitizen.

Nitizen bernama Ana Palijama Latuheru menulis komentara “Traveling gratis lagiii 😂😂😂”.

Baca Juga  Raih WTP, Gubernur Maluku: Opini Ini Berikan Energi Positif

Warganet lain dengan nama akun Prihatin Ambon Prihatin Ambon berkomentar “yg penting loleng all the time….”.

Nitizen bernama Isaak Christian Hukom-Peaa membubuhkan komentar satir dalam dialek Ambon yang kental “heeee anana…. stop deng sorang pung bakanor…itu dong pi for BUSINESS MEETING jd bukan fr plasirrrr … dong bilang katong tarnodekkk deng soranggg pung bakanor 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣”.

Ervy Februana menulis “Bukan main bung 👏👏😀😀”, sedangkan nitizen bernama Dirk Raimond Singadji hanya memajang emo tertawa.

Sieny Anglena Theodoreis menulis “Harusnya tuh bs tinggal dirumah2 org2 Ambon yg berada di Darwin…utk pengiritan”.

Nitizen lain bernama Hendriko Russell berkomentar “Program2 kyk gene sama aj pemborosan uang rakyat secara terstruktur..Sori🙏”. Sedangkan akun bernama Kace Tuhehay justru menyebut “Seperti rombongan sirkus.

Komentar yang ditulis Isaak Christian Hukom-Peaa, kemudian ditanggapi dari akun bernama Prihatin Ambon Prihatin Ambon

Baca Juga  Stok Bahan Pokok di Kota Ambon dan Maluku Aman Hingga Tiga Bulan Kedepan

“business meeting ??? business apa tuu ??? mungkin darwin dan ambon sama2 terkenal dgn buayanya sehingga harus sering bertukar informasi…di Darwin buaya binatang,dia ambon buaya anggaran oleh buaya darat”.

Tanggapan akun Prihatin Ambon Prihatin Ambon itu lalu dibalas dengan sejumlah emo tertawa Prihatin Ambon Prihatin Ambon 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 oleh Isaak Christian Hukom-Peaa,

Selain mendapat beragam komentar tersebut, status Basudara Maluku Global ini juga disukai 40 orang dan dibagikan oleh 25 orang nitizen.

Melalui laman www.darwinambonrace.com.au, diketahui ajang balapan perahu layar tahunan ini, diselenggarakan oleh Dinah Beach Cruising Yacht Association dan Pemerintah Kota Ambon. 

Lomba layar klasik internasional 630nm yang dimulai di Darwin Australia dan berakhir di Ambon ini, juga didukung oleh Pemerintah Northern Territory dan Kota Darwin. (red)