12 hari, Kodam Pattimura gelar latihan Pam Pileg dan Pilpres

oleh -36 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Menyongsong penyelenggaraan Pemilihan Umum Legislatif (PIleg) dan Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) jajaran TNI AD secara serentak menggelar latihan pengamanan even politik 5 tahunan dimaksud.

Latihan pengamanan PIleg dan Pilpres ini sedianya akan digelar selang 12 hari kedepan.

Rilis berita yang diterima wartawan dari Penerangan Kodam (Pendam) XVI/Pattimura, menyebutkan latihan ini diawali dengan jam pimpinan, di Aula Slamet Riyadi Makorem 151/Binaiya, Ambon, Rabu (30/1).

Dimana, latihan yang digelar di wilayah Maluku dilaksanakan di Kodam XVI/Pattimura dan di wilayah Maluku Utara dilaksanakan di Korem 152/Babullah, Ternate.

Link Banner

Latihan ini dibuka Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVI/Pattimura, Brigjen TNI Asep Setia Gunawan,SIP.

Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Marga Taufiq dalam sambutannya yang dibacakan Gunawan, menjelaskan melalui latihan ini bukan hanya anggota TNI-AD saja yang paham akan tugasnya, tapi masyarakat juga mengetahui bahwa TNI-AD memang sudah siap dalam rangka menghadapi pemilu mendatang.

Baca Juga  Soal TKA, Ini 7 Tuntutan PMII Halsel. Salah Satunya Copot Kadis Nakertrans Provinsi & Kabupaten

Dimana, media latihan ini sebagai wahana menyiapkan secara dini baik personil dan kelengkapan materil yang dibutuhkan.

Menurutnya, latihan ini juga meningkatkan kemampuan dan keterampilan satuan jajaran Kodam XVI/Pattimura dalam melaksanakan tugas perbantuan kepada Pemda dan Polri  di wilayah Maluku  dan Maluku Utara dalam rangka Pengamanan Pileg dan Pilpres tahun 2019 secara berhasil dan berdaya guna.

Apalagi, tegasnya, seluruh personil Kodam XVI/Pattimura dilibatkan dan diorganisir oleh Staf Operasi Kodam baik Satpur, Satbanpur dan Satkowil (Kodim, Korem dan Koramil).

Menyukseskan pengamanan Pileg dan PIlpres 2019 ini, terangnya, Kodam XVI/Pattimura mengerahkan kurang lebih 4000 personil.

Selain keterampilan fisik, akunya, latihan ini juga diimbangi pembekalan oleh KPU, Bawaslu, Pemda dan Polda (Maluku dan Maluku Utara) terkait Pengamanan Pileg dan Pilpres 2019.

Baca Juga  Bupati Halbar Serahkan Fasilitas Angkutan Bagi Pelajar

Untuk itu, timpalnya, netralitas TNI AD sangat dibutuhkan dalam pengamanan even dimaksud. ”Kalau Netralitas itu sudah jelas dan saya tegaskan TNI tidak ada pilihan lain selain Netralitas Harga Mati” tegasnya.

Sementara untuk lapisan masyarakat yang memiliki hak pilih, dianjurkannya untuk menggunakan hak pilih dimaksud secara bijak dan tanpa paksaan.

”Saya menghimbau kepada masyarakat untuk ikut berperan secara aktif, datanglah ke TPS untuk menyalurkan hak pilihnya dan laksanakan secara bebas, rahasia dan tidak ada tekanan dari pihak lain,” pungkasnya. (indah)