124 Orang di Maluku Positif, 25 Tenaga Medis Ikut Terpapar Covid-19

oleh -602 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Data Gugus Tugas Provinsi Maluku yang diterima, redaksi Porostimur.com, Rabu (20/5/2020) menyebutkan, terjadi penambahan pasien positif Covid-19 di Maluku 6 orang,

Penambahan jumlah pasien positif ini menjadikan Maluku kini secara total mengoleksi 124 kasus dari sehari sebelumnya 118 kasus.

Link Banner

“Jumlah keseluruhan kasus terkonfirmasi positif bertambah hingga berjumlah 124 kasus. Secara detail 124 kasus tersebut terdiri dari 21 pasien yang sudah sembuh, 7 meninggal dunia dan 96 lainnya masih dalam perawatan,” jelas Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Maluku, Melky Lohy dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/5/2020).

Melky merincikan terdapat tambahan 6 kasus terkonfirmasi positif sesuai hasil uji swab dengan metode PCR, Rabu (20/5/2020).

Baca Juga  Perhimpunan KANAL Ambon dan IRbox Distribusi Bantuan untuk Korban Gempa di Desa Liang

“Keenam kasus tersebut yaitu kasus 119 inisial RL (30) perempuan, kasus 120 inisial CJB (54) perempuan, kasus 121 MM (44) perempuan, kasus 122 HK (38) perempuan, kasus 123 AF (14) laki-laki dan kasus 124 FL (27) perempuan,” rincinya.

Dikatakan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat 32 orang, sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) kini berjumlah 50 orang.

“32 orang PDP tersebar di Kota Ambon 26 orang, Kabupaten Buru 1 orang, Kabupaten Maluku Tengah 4 orang dan Kabupaten Buru Selatan 1 orang,” rincinya.

Ia juga menjelaskan, 50 ODP tersebar di Kota Ambon 49 orang dan Kabupaten Seram Bagian Timur 1 orang.

25 Tenaga Medis Maluku Terpapar Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Dr Meykal Pontoh menyatakan saat ini sebanyak 25 tenaga medis sudah Terkonfirmasi Positif Covid-19.

Baca Juga  Dinilai Gagal, GMKI Demo Bupati Halmahera Barat

Pontoh kepada wartawan dalam konferensi Pers di Kantor Gubernur, Rabu (20/52020) menepis adanya tenaga medis yang positif digabungkan dengan medis yang masih menunggu hasil swab.

“Untuk medis yang sudah Terkonfirmasi Positif Covid-19, tidak digabungkan dengan medis yang sementara Dikarantina,” ucapnya.

Dijelaskan tenaga medis yang sudah positif tersebut ditempatkan di beberapa ruangan di RS yang digunakan.

“Yang positif dipisahkan, untuk yang menunggu hasil Swab ditempatkan di ruangan lainnya,” ujar Pontoh.

Dia berjanji akan mengecek adanya informasi tenaga medis yang sudah positif Covid, berbaur dengan tenaga medis yang masih menunggu hasil Swab. (red/tm/mt)

Link Banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *