14 Ruko di Hitu Ludes Ditelan Api

oleh -65 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Sedikitnya 14 bangunan Ruko dan kios di pasar dekat pelabuhan rakyat Desa Hitu, Kecamatan Leihitu, Maluku Tengah, Pulau Ambon ludes dilahap si jago merah.

Kebakaran hebat itu terjadi pada Jumat (6/3/2020) dini hari sekitar pukul 04.30 WIT.

Kasubag Humas Polresta Ambon dan Pulau-pulau Lease, Iptu. Julkisno melalui rilisnya menyebutkan kejadian kebakaran yang terjadi jumat dini hari di pasar Desa Hitu.

“Dari keterangan saksi kejadian itu sekitar pukul 04.30 WIT atau Jumat dini hari tadi. Sejumlah masyarakat sulit memandamkan api dikarenakan lokasi dan yang rentan sehingga warga sulit memadamkan api. Pemadaman hanya dilakukan dengan alat seadanya dengan cara menyiram air dengan menggunakan ember dan katong plastik yang diisi air,” kata Kaisupy.

Julkisno bilang, api baru bisa dipadamkan tiga jam kemudian setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran pemerintah kota ambon tiba dilokasi kebakaran.

Baca Juga  Kegiatan Hari Kurban Jadi Momen Silaturahmi dan Touring 2 Komunitas Motor di Ternate

“Pada pukul 07.00 WIT, tiga unit mobil Pemadam Kebakaran Kota Ambon yang dikawal oleh satu regu PRC, yang dipimpin oleh Kanit II SPKT Polresta Ambon, IPDA Boby Dethan tiba di TKP dan langsung membantu melakukan tindakan pemadaman titik-titik api yang masih menyala. Api baru berhasil dipadamakan pada Pukul 08:00 Wit,” jelasnya.

Akibat kebakaran ini, kerugian ditaksir ratusan juta rupiah. Meski demikian, kata Kaisupy selain material, peristiwa kebakaran ini juga mengakibatkan dua warga mengalami luka bakar.

“Jafar sidik Ruhunusa (43) mengalami luka bakar pada kaki bagian kiri serta Abdurahman waulath (43). Kedua sekarang dirawat rumah sakit otto kwik hative kecil Passo. Dan kami masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa ini” pungkas Kaisupy.

Baca Juga  Kapolda Maluku Serahkan DIPA RKAKL Tahun 2021

Sementara itu, Hamading Pelu, seorang saksi yang berada di lokasi kejadian mengatakan, Ia pertama kali melihat sumber api yang berasl dari ruko milik pedagang, Sahud Udri Johan.

“Kejadiannya sekitar Pukul 04:30 Wit. Saya bersama tiga orang teman sedang memancing di Pelabuhan Hitu. Tiba-tiba kami melihat sumber api yang berasal dari Ruko saudara Sahud,” katanya.

Menurut Hamading, saat itu juga Ia bersama ketiga rekannya sempat berupaya memadamkan api, namun karna titik api berasal dari dalam ruko maka mereka kesulitan untukencapainya.

Menurutnya api sangat cepat membesar dan membakar bagunan ruko. Karena kesulitan memadamkan api, mereka pun meminta bantuan kepada warga.

“Kami mencoba memadamkan api namun tak bisa, maka berteriak dan minta tolong ke warga setempat, untuk memdamkan api,”jelas dia. (keket)