147 Lawan 7

oleh -992 views

Jika dihitung secara substansi, pembatasan ini membentuk sekitar belasan instrumen kebijakan strategis, namun secara tekstual ia berada dalam jaringan kewajiban yang jauh lebih luas.

Semua ini dibungkus dalam semangat perdagangan bebas dan efisiensi pasar. Dan memang, dari perspektif ekonomi liberal, penghapusan hambatan meningkatkan efisiensi, menurunkan harga, dan memperluas pilihan konsumen.

Namun dari perspektif pembangunan negara, setiap larangan tersebut adalah alat kebijakan yang tidak lagi tersedia. Negara tetap bebas membuat kebijakan. Hanya saja, kotak peralatannya kini lebih ringan.

Yang membuat ATR AS-RI terasa “terlalu Amerika” — bahkan terlalu Trumpian — adalah logika di baliknya: pasar harus terbuka, perusahaan harus bebas, teknologi harus dilindungi, dan kebijakan domestik tak boleh menghambat ekspansi ekonomi global.

Ini bukan ideologi baru. Ini adalah ekspor filosofi pasar bebas dengan pengamanan maksimal bagi kepentingan nasional Amerika sendiri. Perdagangan bebas, tetapi dengan pagar pengaman strategis yang dipaksakan pihak Amerika.

Baca Juga  Puslitbang Polri Teliti Penanganan Unjuk Rasa di Polres Tual

Jika gaya retorika politik Amerika sering terdengar seperti, “America First,” maka dalam bahasa perjanjian dagang modern, kalimat itu diterjemahkan menjadi: pasar terbuka untuk semua, tetapi keunggulan strategis tetap milik kami.

No More Posts Available.

No more pages to load.