15 Januari 2021 Maluku Melakukan Vaksinasi Covid-19

oleh -65 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Provinsi Maluku akan melaksanakan vaksinasi Covid-19 tanggal 15 Januari 2021. Hal ini diungkapkan oleh dr. Dony Rerung selaku juru bicara Satgas Penanganan covid-19 Maluku dalam konferensi pers yang dilakukuan di lantai 6 Kantor Gubernur Maluku, Rabu (51/2021) kemarin petang.

Sedangkan secara nasional menurutnya pemberian vaksin akan dilakukan secara serempak pada 34 provinsi di tanggal 13 Januari 2021. Pelaksanaan vaksin di Maluku tanggal 15 mendatang ini masih difokuskan kepada tenaga kesehatan.

“Di Provinsi Maluku akan dilaksanakan pada tanggal 15 Januari 2021 dan masih fokus pada tenaga kesehatan tahap pertama karena jumlah vaksin yang datang sekian, jadi difokuskan pada tenaga kesehatan dan akan dilakukan pada Januari sampai April 2021 nanti masyarakat tahap keduanya. Sesi keduanya itu untuk TNI Polri dan ASN yang memberikan pelayanan publik. Kemudian tahap berikut untuk masyarakat, mungkin nanti April sampai 2022. Rencananya begitu jadi ini proses bertahap” ungkap Dony

Baca Juga  Aktivis Muda Sula Dukung Zulfahri Jadi Bupati Kepulauan Sula 2020-2025

Terkait dengan kesiapan vaksinasi seluruh Kabupaten/kota yang ada di Maluku, menurutnya terdapat beberapa kendala yang diajukan dan akan dibantu diselesaikan. Kendala tersebut yaitu fasilitas cold chain, tempat penyimpanan vaksin karena persyaratan penyimpanan vaksin itu pada suhu 2 sampai 8 derajat celcius.

Link Banner

Rerung juga mengatakan bahwa tidak semua Puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan yang memberikan pelayanan vaksinasi tetapi yang sudah terdaftar saja dengan memiliki syarat-syarat yang sebagaimana diatur misalnya memiliki tenaga kesehatan yang sudah terlatih untuk melakukan vaksinasi, memiliki fasilitas cold chain dan alur rantai dingin yang memadai.

Dalam penjelasannya, Rerung mengatakan dari 11 Kabupaten/Kota di Maluku baru 7 Kabupaten yang sudah memiliki fasilitas kesehatan dan 4 Kabupaten/Kota yang belum yaitu Kota Ambon (masih berproses), Seram Bagian Timur, Maluku Tenggara dan Kepulauan Aru.

Baca Juga  Jelang HUT OPM, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Sebarkan Ajakan Demonstrasi

Ia juga menambahkan bahwa masing-masing orang dalam menerima vaksin itu berbeda. Salah satunya yang bisa terjadi adalah anafilak atau shock atau alergi dan itu sudah diantisipasi dengan syarat-syarat. Salah satu syaratnya adalah bahwa di fasilitas yang melakukan vaksinasi disiapkan obat-obat anti alergi jika ada yang alergi. (alena)