19 Pemain Lolos Seleksi Joung Ambon FC

oleh -88 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Setelah hampir sepekan melakukan proses seleksi pemain secara ketat, tim Sepakbola Provinsi Maluku, Joung Ambon FC, akhirnya resmi menemukan 19 pemain.

19 pemain resmi milik Joung Ambon FC itu yakni, Firman Aliansyah, Rivaldo Helaha, Haidir Wael, Frises Souhaly,Yusril Ohoiwer, Gerald Kastanya, Herdy Lessy, Gibar Pellu, Alfredo Lottel, Fernando Yamko.

Hasan Fachrozi, Marfell Christiano, Lukas Teturan, Muhajjirq Lumaela, Ariel Pakniang, Vicky Hatumena, Tanda Pangkat Stevano, Muhammad Agung, Alvaroses, dan George Kulalen.

Pelatih Joung Ambon FC, Gafar Lestaluhu, kepada wartawan Minggu (9/5) kemarin mengaku, 19 pemain yang lolos seleksi tersebut, telah melewati beberapa penilaian, baik secara fisik, mental dan skill individu.

“Penentuannya juga dilakukan dalam pertandingan antara Tulehu Putera dan Joung Ambon FC, di Lapangan Waiheru, Sabtu (8/5) akhir pekan kemarin, ” kata Lestaluhu.

Baca Juga  5 Gaya Hijab Segiempat Bahjatina untuk Daily hingga Formal

Menurutnya, ke 19 pemain Joung Ambon FC yang dimaksud, akan disiapkan untuk menghadapi liga remaja Soeretin U-17 beberapa waktu mendatang. “Makanya mereka akan dibina untuk ikut kompetensi resmi PSSI, ” katanya.

Saat ini, lanjut dia, Joung Ambon FC baru mengumumkan nama pemain yang lolos seleksi. Sementara untuk proses latihan, dia mengaku, baru akan digelar pasca tujuh hari setelah Idul Fitri.

Lebih lanjut, dia mengatakan, sesuai dengan target tim 25 orang, maka pihaknya dalam waktu dekat masih terus mencari pemain-pemain unggul untuk melengkapi skuatnya itu.

“Sekarang yang baru kita miliki adalah 19 orang. Target kita dalam satu tim itu harus 25 orang. Olehnya itu, ke depan akan kita lihat lagi mana yang bisa kita tari bergabung dalam tim ini, “tuturnya.

Baca Juga  Ketertarikan MU Ganggu Fokus Wan-Bissaka Bersama Inggris U-21

Sementara itu, Presiden Joung Ambon FC, Rhony Sapulette mengatakan, pihaknya memiliki target dan komitmen untuk memajukan sepakbola Kota Ambon pada Khususnya dan Maluku umumnya.

“Maluku punya talenta-talenta muda untuk terjun menjadi pemain sepakbola profesional. Namun kita kekurangan infrastruktur. Makanya, dalam setiap ivent yang kita ikuti, tentu ada target yang harus dicapai, ” tutupnya.

(red/katim)