مَن حلَفَ بغَيرِ اللهِ فقدْ كفَرَ أو أشرَكَ
“Barangsiapa yang bersumpah atas nama selain Allah maka dia telah berbuat kekufuran atau kesyirikan” [Abu Daud dalam kitab Al-Iman 3251. At-Tirmidzi dalam kitab An-Nudzur 1535]
Syirik Khafi
Syirik khafi atau syirik tersembunyi merupakan bentuk kesyirikan yang berkaitan dengan niat dan dorongan hati, seperti riya’ yang mengharap pujian serta sum’ah yang ingin didengar oleh orang lain, dan perbuatan sejenisnya. Hal ini sebagaimana disampaikan dalam sabda Rasulullah SAW.
أَخْوَفَ ما أَخافُ عليكُمُ الشِّركُ الأصغرُ، فسئل عنه، فقال: الرِّياءُ
“‘Yang paling aku takutkan atas kalian adalah syirik kecil’. Kemudian Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ditanya tentang syirik kecil tersebut, lalu beliau menjawab: ‘ar-riya’.” (HR. Ahmad, Ath-Thabrani dan Al-Baihaqi)
Perbedaan Syirik Besar dan Kecil
Perbedaan mendasar antara syirik besar dan syirik kecil terletak pada dampak serta konsekuensi yang ditimbulkan bagi pelakunya. Syirik besar merupakan dosa yang sangat berat karena dapat merusak akidah dan menghilangkan nilai keimanan seseorang.
Seseorang yang terjerumus dalam syirik besar akan menyebabkan seluruh amal perbuatannya menjadi sia-sia dan tidak bernilai di sisi Allah SWT. Selain itu, pelaku syirik besar diancam dengan siksa neraka serta tidak mendapatkan keselamatan di akhirat.









