2 Pengungsi Dampak Letusan Gunung Ibu di Halmahera Barat Meninggal Dunia

oleh -25 views

Porostimur.com, Jailolo – Dua orang pengungsi letusan Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara meninggal dunia. Dua pengungsi tersebut adalah Ursia Dimayu (79) dan Yemima Lahi (82).

Dandim 1501/Ternate Letkol Adietya mengungkapkan, Ursia yang merupakan warga Desa Goin, Kecamatan Ibu Utara meninggal pada Rabu (22/5/2024), lantaran mengalami anemia berat dan hematemesis.

“Beliau memang sudah sakit lalu dibawa ke tempat pengungsian,” kata Adietya, dikutip, Senin (27/5/2024).

Menurut Adietya, Ursia sempat dibawa ke RSUD Jailolo untuk mendapatkan perawatan namun dia meninggal dunia dan jenazahnya sudah dibawa ke Desa Goin untuk dimakamkan.

Pengungsi lainnya yang meninggal ialah Yemima Lahi yang merupakan warga Desa Sangaji Nyeku, Kecamatan Tobaru, Halmahera Barat.

Baca Juga  Jerman Jadi Tim Pertama ke 16 Besar Euro 2024, Swiss Berpeluang Menyusul

Dokter Puskesmas Ibu Dr. Panji mengungkapkan, Yemima Lahi meninggal pada Jumat (24/5/2024).

“Meninggal di Puskesmas Ibu pada pukul 21.50 WIT, diagnosis meninggal karena Gerd,” kata Panji.

Ribuan pengungsi

Untuk diketahui, per Sabtu (25/5/2024) jumlah pengungsi Gunung Ibu di Halmahera Barat Maluku Utara mencapai 1.723 orang yang tersebar di lima titik lokasi posko pengungsian.

Warga mengungsi setelah status Gunung Ibu menjadi Level IV (Awas). Warga pun diminta untuk tidak beraktivitas di radius empat kilometer dan perluasan sektoral tujuh kilometer dari bukaan kawah. (red/kcm)

No More Posts Available.

No more pages to load.