2 Tahun Idap Penyakit Jantung, Pemuda Asal Botang Lomang ini Butuh Uluran Tangan

oleh -147 views
Link Banner

Porostimur.com – Labuha: Berbagai ikhtiar dilakoni, demi kesembuhannya anaknya Sanusi warga Desa Toin, Kecamatan Botang Lomang rela menghabiskan waktu menjaga Riski Sanusi, pasien sakit jantung, amun karena keterbatasan ekonomi membuat Riski (21) tak mendapatkan pengobatan secara maksimal.

Warga Desa Toin diketahui mendekap penyakit jantung selama dua tahun lebih, hal ini di benarkan Sanusi. Lelaki asal Toin yang juga ayah dari Riski menceritakan, Riski didiagnosa menderita jantung bocor dan kelainan katup pada organ jantungnya. Dari analisa tersebut, dokter menyarankan agar dirinya segera menjalani operasi.

“Riski so ulang-ulang kali kaluar masuk RSUD Labuha kalau di hitung-hitung so Tara mampo mo hitung ” ujarnya Sanusi.

Baca Juga  Komnas HAM Ragukan Komitmen Jokowi Soal Konflik Papua

Lelaki ( 50) asal Desa Toin itu, menambahkan, sekitar 3 hari lalu Riski kembali menjalani perawatan di RSUD Labuha, dari hasil pemeriksaan dokter ahli jantung , ternyata ada pelekatan pada kiri jantung dan tidak berfungsi. Saat ini yang berfungsi hanya jantung sebelah kanan, bahkan dokter pun kembali menyarankan agar riski secepatnya menjalani operasi jantung Namun, karena tak memiliki biaya yang cukup Riski sampai hari ini belum menjalani operasi.

“Jangankan untuk berangkat ke Ternate atau manado dan biayaya operasi. Buat makan sehari-hari saja susah” ucapnya dengan meneteskan air mata.

Lanjud, Sanusi berharap kepada pemerintah daerah dalam hal ini pa bupati dan wakil bupati, kiranya bisa dapat membatu biaya pengobatan Riski ke keluar daerah yang suda 2 tahun ini mendekap penyakit jantung. (adhy)

No More Posts Available.

No more pages to load.