2019, ruas jalan Kebun Cengkih-STAIN resmi diperbaiki permanen

oleh -43 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Meskipun pada tahun 2018 ini ruas jalan di Kebun Cengkih-STAIN hanya baru bisa ditambal beberpa meter saja, namun pada tahun 2019 nanti sudah dipastikan bakalan diperbaiki secara permanen.

Sehingga, ruas jalan dimaksud bisa dipastikan bakalan bisa dipergunakan selayaknya jalan raya, serta memenuhi aspirasi masyarakat di sekitar ruas jalan dimaksud.

Saat berhasil dikonfirmasi wartawan, di gedung DPRD Kota Ambon, Jumat (4/5), hal ini ditegaskan Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Rustam Latupono.

”Dengan demikian ini saya kira ini sudah sekian banyak tuntutan dari masyarakat dan sekarang dari mahasiswa yang beraktifitas di jalur jalan itu sehingga saya kira ini harus jadi perhatian dari pemerintah kota khususnya dinas PUPR untuk secepatnya menyelesaikan pekerjaan jalan yang menurut kami ini vital untuk seluruh aktifitas masyarakat di seputaran jalan tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, pihaknya sudah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Dinas PU Kota Ambon untuk segera menangani masalah kerusakan pada ruas jalan dimaksud.

Baca Juga  Menipu Puluhan Juta, Sersan Palsu Ditangkap

”Untuk jalannya sendiri sudah masuk tahapan lelang, akan masuk tahapan tender dan kontrak, kemudian dikerjakan. Pekerjaan aspal ini tidak sama seperti bangunan, talud dan lain-lain. Kalau ada material dan kendaraan, operasional pasti secepatnya,” jelasnya.

Diharapkannya, perbaikan secara temporer atas kerusakan ruas jalan dimaksud bisa dilaksanakan secepatnya, sehingga ruas jalan dimaskud bisa dipergunakan masyarakat tanpa adanya keluhan, tepat sebelum penyelenggaraan ibadah puasa dan Lebaran.

”Harapan kami di dalam bulan puasa pekerjaannya sudah selesai dan sebelum Lebaran seluruh tahapannya sudah diselesaikan dan mudah-mudahan tidak ada demo-demo lagi. Kita malu sebagai anggota DPRD didemo terus. Padahal kita sudah melakukan fungsi DPRD dan mudah-mudahan itu bisa direspon secara baik oleh Pemerintah Kota Ambon. Karena apapun yang terjadi terhadap masyarakat, itu merupakan tanggung jawab kita mewakili masyarakat di Kota Ambon,” pungkasnya. (febby sahupala)