2020, DD/ADD di SBB Alami Peningkatan

oleh -164 views
Link Banner

@Porostimur.com | Piru : Tahun 2020 nanti, Kabupaten Seram Bagian Barat bakalan mendapatkan kucuran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang lebih besar yakni Rp 5,4 milyar dari tahun sebelumnya.

Hal ini ditegaskan Kepala Badan Pembangunan (BPD) Kabupaten SBB, Muksin Pellu, saat menghadiri Rapat Koordinasi Tingkat II Tim Inovasi Kabupaten dalam rangka pembahasan  Program Inovasi Desa di Kabupaten SBB, di desa Piru, Kecamatan Seram Barat, Senin (11/11).

Acara ini juga dihadiri para Camat se-Kabupaten SBB, perwakilan Kemenag, Abdul Gani Waell, para peserta pendamping desa, serta para awak media.

”Untuk tahun 2020 mendatang kita dapat penambahan kenaikan sebesar 5,4 miliar rupiah dari tahun sebelumnya. Kenaikan ini cukup signifikan bagi kami, dikarenakan program kerja desa nama-nama orang tahun 2019 ini dinilai sangat rapi, meski hanya tahap I dan II yang baru memasukkan laporan pertanggungjawaban. Namun pemerintah pusat tetap menganggap ini cukup bagus sehingga ada penambahan sebesar 5,4 persen,” ujarnya.

Menurutnya, program inovasi desa bertujuan untuk merancang program serta rumusan program kerja desa secara berjenjang.

Baca Juga  Pemerintah Resmikan Kawasan Berikat di Maluku Utara

Dimana, dari rumusan tersebut program itu dibahas secara bersama oleh desa di tingkat kecamatan atau yang dikenal dengan nama musrenbang kecamatan.

”Olehnya itu, tahun ini sendiri proses pencairan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) tahap I dan tahap II telah rampung. Namun untuk proses pencairan tahap II secara keseluruhan desa belum dapat melakukan proses pencairan tahap III. Hal ini dikarenakan baru 30% yang telah memasukkan laporan untuk tahap II. Agar tahap III dapat diproses maka desa- desa sudah harus masukkan laporan permintaan paling lambat November 2019,” tegasnya.

Ditegaskannya, pengawasan DD/ADD bukan sepenuhnya menjadi tanggungjawab pemerintah semata, namun juga menjadi tangung jawab masyarakat beserta stakeholder pendukung di dalamnya, terlebih pers yang merupakan salah satu pilar pembangunan.

Baca Juga  Fiks, Presiden Joko Widodo Tak akan Terbitkan Perppu KPK, Meski Banyak Korban Jiwa

”Pengawasan penggunaan DD dan ADD yang telah tersalur ke setiap desa bukan saja pendamping, camat namun juga masarakat di sekitar dan bahkan pers dan LSM turut andil dalam mengawasi anggaran tersebut. Mengapa demikian? Agar ADD dan DD dipergunakan sesuai tahapan dan petunjuk  juknis serta diketahui masarakat setempat. Olehnya itu saya berharap para camat ikut membantu desa untuk menyiapkan draf permintaan program kerja tahun 2020 ini,” pungkasnya. (doddy)