Kontak Tembak Dengan TNI, 1 Anggota TPNPB OPM Tewas

oleh -230 views
Link Banner

Porostimur.com | Tinika: Dandim 1710/Mimika Letkol Inf Pio l Nainggolan mengimbau kepada para pendulang agar segera meninggalkan area pendulangan di Tembagapura.

Himbauan Dandim ini menyusul adanya beberapa informasi yang diterima Kodim 1710/Mimika bahwa kelompok TPNPB/OPM sudah berada di area PT Freeport.

“Indikatornya sudah sangat jelas bahwa sudah banyak para pendulang yang meninggalkan daerah pendulangan dan ini sudah sesuai dengan imbauan dari Kodim 1710/Mimika dan Polres Mimika,” kata Dandim, Senin (25/11/2019).

Karenanya Dandim mengimbau kepada para pendulang lainnya agar segera meninggalkan area pendulangan tersebut. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Menurut Dandim, berdasarkan informasi yang diperoleh memang telah terjadi kontak tembak antara Pasukan Gabungan TNI Polri dengan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) pada Kamis 21 November lalu di Mile 52 dan Mile 53 area PT Freeport.

Baca Juga  Operasi Gagal Membatukan Ambulans Gubernur DKI

“Kita dapat satu informasi ada satu korban tewas dalam kontak tembak tersebut. Tapi belum dapat identitasnya. Karena informasinya masih tertutup,” timpal Dandim.

Dandim menambahkan, untuk pengamanan di area Tembagapura kompleks juga berjalan seperti biasa dan tidak ada hal-hal yang menonjol.

Dandim juga memastikan situasi secara umum di Kabupaten Mimika pada khususnya di Tembagapura dan Kota Timika aman dan kondusif. 

Sementara itu, melalui akun Facebook TPNPB menyebut pada tqnggal 20 November 2019, dilaporkan dari Pos TPNPB Alguru di Ibu Kota Keneyam Kabupaten Nduga bahwa Militer dan Polisi Indonesia telah melakukan serangan udara dengan menggunakan empat Helicopters.

Laporan penyerangan ini di sampaikan oleh Komadan Operasih Kodap III Ndugama, Pemne Kogeya,

Baca Juga  Tim Gegana Kembali Semprot Mapolda Maluku dengan Disinfektan

Kogeya membenarkan bahwa militer dan polisi Indonesia menyerang Pos TPNPB-OPM di Alguru dari darat maupun dari udaran menggunakan 6 Hellicopters.

“Namun sementara Pihak TPNPB belum ada korban jiwa, Dan juga pasukan Kami TPNPB belum ada penembakan balasan,” tulis admin di laman Facebook TPNPB. (red/rtl)