24 November 1991 Freddie Mercury Meninggal Karena HIV

oleh -29 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: 24 November adalah hari ke 329 dalam kalender kabisat. Di tanggal tersebut pada tahun 1991 Freddie Mercury meninggal dunia karena HIV/Aids.

Freddy Mercury lahir dengan nama Farookh Bulsara di Zanjibar yang sekarang adalah Tanzania. Dia menjalani pendidikan di Ealing College of Art, yang kemudian bertemu dengan Brian May, John Deacon dan Roger Taylor sehingga membentuk band rock Queen pada tahun 1971.

Aksi panggung dan karakter vokal mencapai empat oktaf yang dimiliki Freddie Mercury, membawa Queen menjadi band paling terkenal di dunia kala itu. Album debut pertama mereka adalah Queen pada 1973, diikuti oleh Queen II setahun kemudian, dengan single Seven Seas of Rhye, yang membuat Grafik Musik teratas di Inggris. Album Sheer Heart Attack memberi mereka hit besar dengan single Killer Queen. Belum lagi album A Night At The Opera yang melengkapi mereka dengan hit nomor satu pada lagu Bohemian Rhapsody yang berdurasi tujuh menit.

Baca Juga  Babinsa dan Masyarakat Bersihkan Tanah Longsor yang Memutuskan Akses Darat di Gane

Sebagai penulis lagu, Freddie menyusun banyak hits untuk Queen, termasuk “Bohemian Rhapsody”, “Somebody to Love”, “We Are the Champions”, “Crazy Little Thing Called Love”, “Don’t Stop Me Now”, dan “Killer Queen”. Selain karyanya dengan Queen, ia merintis karier solo dan juga kadang-kadang menjabat sebagai produser dan musisi tamu (piano atau vokal) untuk artis lain.

Link Banner

Band Queen kerap tur ke seluruh dunia dengan penonton yang membludak. Selama hampir 20 tahun Freddie adalah salah satu tokoh paling flamboyan di kancah rock dunia. Untuk mengenang Queen dan Freddie. Sutradara Bryan Singer membuat film tentang band Queen dan terutama memerlihatkan sisi Freddie yang diperankan oleh Rami Melek.

Baca Juga  Dipercaya Pimpin JMSI Sumut, Rianto Aghly: Mari Kita Kuatkan Barisan

Pascapemutaran perdana pada 24 Oktober lalu, media massa dan media sosial dipenuhi dengan film yang menjadi perbincangan ramai. Pemutaran film berjudul “Bohemian Rhapsody” menceritakan perjalanan biopik grup musik Queen dengan bintangnya Freddie Mercury.  Sepekan setelah penayangan perdana, “Bohemian Rhapsody” langsung menjadi pemuncak film terlaris dengan pendapatan global sekitar Rp 1,8 triliun.

Seperti membungkam para kritikus yang meramalkan film ini akan jeblok di pasaran, “Bohemian Rhapsody” justru menjadi perbincangan ramai di jagat sosial. Generasi 70 hingga 90’an yang karib dengan lagu-lagu Queen menyesaki bioskop. Hingga pekan ketiga pun masih banyak penonton antusias melihat konser Live Aid dalam film.

Sosok Freddie Mercury bersama Queen memang fenomenal. Lagu-lagunya sampai hari ini tetap laris didengar penikmat musik lintas generasi. “We Are The Champion” menjadi lagu wajib penutup acara-acara olahraga dan dinyanyikan penonton satu stadion.

Baca Juga  Kodim/1509 Labuha Gelar Penyuluhan Kesehatan
https://youtu.be/vsl3gBVO2k4

(red/bs)