Soal Status Agama Anggota DPRD Kepulauan Sula (FP): MUI Menyurat ke DPRD, Keluarga Perempuan akan Tempuh Jalur Hukum

oleh -144 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Politisi Partai Demokrat yang juga Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sula berinisial FP diduga melakukan penipuan tentang status agamanya ketika melakukan pernikahan beberapa waktu lalu.

FP disinyalir memalsukan agamanya dengan mengaku sudah memeluk agama Islam di hadapan keluarga mempelai perempuan.

Padahal diketahui sejauh ini, FP masih memeluk agama Kristen dan belum beralih menjadi mualaf.

Oleh sebab itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) telah mengirim surat kepada Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sula, guna meminta BK menelusuri status agama FP.

Link Banner

Sayangnya hingga hari ini, surat yang diantar langsung Amirudin ke bagian Umum dan Perlengkapan Sekretariat DPRD itu, belum menindak lanjuti oleh Badan Kehormatan DPRD Kepulauan Sula.

Baca Juga  Ratusan Pelamar Penyuluh Agama Islam non-PNS Terima Nomor Test

“MUI sudah layangkan surat ke BK melalui Bagian Umum setretariat DPRD pada Desember 2019 lalu, yang diantar langsung oleh Pak Amirudin, namun sampai saat ini belum ada tanggapan dari BK DPRD. Wakil Ketua II DPRD, Hamza Umasangaji waktu saya tanya dia di kampus terkait tanggapan surat yang kami layangkan, juga belum tahu,” jelas Ketua MUI Kepulauan Sula, H. Abdurhman Kharie kepada media ini Senin (27/1/2020).

Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Babussalam Kepulauan Sula ini, mengatakan, MUI tidak mungkin melakukan pemanggilan secara langsung kepada FP karena sesuai prosedur melalui BK DPRD untuk menyelidiki dugaan masalah ini. Dan langkah apa yang sudah diambil DPRD, belum diketahui karena MUI hanya menunggu laporan langkah yang diambil BK.

Sementara itu, Nuryadin, salah satu keluarga perempuan yang diperistri FP mengaku sangat marah mengetahui ikhwal tersebut.

Baca Juga  5 Pemain Keturunan Indonesia yang Bisa Diberdayakan Timnas Indonesia untuk Piala Dunia U-20 2021

Kepada porostimur.com, Nuryadin mengatakan sangat tersinggung dan akan segera datang ke Sanana untuk menjemput kerabatnya yang diperistri oleh FP tersebut.

“Kami pihak keluarga sangat tersinggung dengan penipuan yang dilakukan oleh saudara FP. Dan sehari dua saya akan ke Sanana untuk menjemput adik saya”, kata Nuryadin.

Ilham, salah seorang kerabat lain juga mengatakan hal yang sama terkait tindakan yang dilakukan FP.

Dia juga menyesalkan sikap FP selaku wakil rakyat yang dinilainya tidak bertanggungjawab dan jauh dari norma.

Ilham mengatakan, apa yang dilakukan oleh FP adalah tindak penipuan dan melanggar Undang-Undang Perkawinan.

“Diakan Anggota DPRD, mestinya sebagai wakil rakyat dia sadar dan tidak main-main dalam hal ini, apapagi ini menyangkut agama”, tukasnya.

Baca Juga  Assagaff : Belajar dari konflik, Maluku pun Bangkit

Lebih jauh Ilham mengatakan, selain akan menjemput saudara perempuannya, pihak keluarga juga akan memproses personal ini ke pihak berwajib.

“Kita akan laporkan ke Kepolisian dan juga ke Partai Demokrat,” pungkasnya. (red/ifo)