Longboat Mati Mesin di Perairan Pulau Wasir, Tiga Nelayan Aru Diselamatkan Tim SAR

oleh -41 Dilihat
Koordinator USS Dobo Glenn Tehupuring, mengatakan tim diberangkatkan sekitar pukul 15.00 WIT dengan memperhitungkan kondisi laut dan jarak menuju lokasi.

Mereka ditemukan dalam keadaan selamat, tetapi masih terombang-ambing di sekitar Perairan Pulau Wasir, Kepulauan Aru.

Glenn mengatakan, posisi korban yang telah diketahui melalui koordinat menjadi faktor penting dalam mempercepat proses penyelamatan.

“Pelaksanaan operasi SAR berjalan dengan baik karena posisi para korban memang sudah diketahui Tim Rescue USS Dobo melalui titik koordinat yang telah dikirim, sehingga tidak perlu lagi melakukan pencarian di tengah laut,” jelasnya.

Ketiga korban kemudian dievakuasi menuju Kota Dobo untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Adapun ketiga nelayan tersebut yakni:

  1. Hendra Idjifuy (40 tahun)
  2. Wisnu Hatala (25 tahun)
  3. Rusdi (22 tahun)

Berangkat Sejak 11 Agustus untuk Mencari Telur Ikan

Berdasarkan informasi yang diperoleh, ketiga nelayan tersebut bertolak dari Dobo pada 11 Agustus 2026 sekitar pukul 05.30 WIT.

Baca Juga  930 CPNS Pemkot Ambon Ikuti Latsar, Sekda Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Mereka berangkat menuju perairan antara Pulau Kei Besar dan Kepulauan Aru untuk mencari telur ikan.

Namun, ketika dalam perjalanan kembali dan telah berada di sekitar Perairan Pulau Wasir, mesin longboat yang mereka gunakan mengalami kerusakan hingga mati total.

Longboat kemudian terombang-ambing di tengah perairan.

Beruntung, para nelayan masih dapat mengirimkan titik koordinat terakhir kepada pihak terkait sehingga posisi mereka dapat diketahui dan tim SAR segera dikerahkan.

No More Posts Available.

No more pages to load.