26 Nasabah KUR Bank Artha Graha Resmi Lapor H Faruk Bahnan Ke Polres Kepulauan Sula

oleh -36 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Sebanyak 26 orang warga Desa Waitina, Kecamatan Mangoli Timur, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Maluku Utara telah telah melaporkan Koordinator Kredit KUR di Bank Artha Graha, Faruk Bahnan Ke Polres Kepulauan Sula, Polda Maluku Utara, pada, Kamis (17/9/2020) pukul 13.00 WIT.

Pantauan media ini di Mapolres Kepulauan Sula, warga Desa Waitina selaku penerima uang kredit KUR Bank Artha Graha sebanyak 26 orang yang diwakili Rusdia Labeharia telah resmi membuat laporn di SPKT. Setelah dari SPKT, Rudia langsung dialihkan ke ruang tindak pidana umum (Tipidum) Polres Sula.

“Saya lapor pak Hi. Faruk Bahnan selaku kordintor atas dugaan penipuan atau penggelapan tunggakan uang kredit kur Bank Artha Graha senilai Rp 18.715.883,00. Padahal saya hanya terima uang Rp 5 juta,” kata Rusdia.

Baca Juga  Kakanwil Kemenag Malut Beri Bimbingan Manasik Haji Mandiri di Halut

Lanjut Rusdia, uang kredit kur Bank Artha Graha sebesar Rp 25 juta itu kami 26 orang ini masing-masing baru diberikan Rp 5 juta, itu pun dipotong Rp 940.000,00, sehingga tersisa Rp 4.60.000,00.

Link Banner

Program ini lanjut Rusdia berjalan sejak 2017 lalu, dan baru terbongkar pada Rabu (16/9/2020) kemarin, saat pihaknya melakukan pengajuan kredit kur di Bank BRI Cabang Sanana, Kepsul baru diketahui ternyata sisa uang Rp 20 juta sudah dicairkan seratus persen,katanya.

“Pihak Bank BRI bilang semua data saya sudah di balcklist karena tunggakan setoran kredit kur di Bank Artha Graha senilai Rp 18.715.883,00. Disitu baru ketahuan ternyata uang bukan cair Rp 5 juta tapi Rp 25 juta sudah cair seratus persen,” ungkapnya.

Baca Juga  Warga Manipa Wafat di Atas KMP. Wayang

Rusdia bilang, seandainya uang Rp 25 juta dicairkan seratus persen, Rp 5 juta diberikan ke 26 orang warga Waitina maka sisa Rp 20 juta dikemanakan. Misalnya uang Rp 20 juta kali 26 orang total Rp 520 juta. (ifo)