18 Gempa Susulan Terjadi Setelah Gempa 5,6 Guncang Kobisonta Seram Utara

oleh -165 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Sebanyak 18 kali gempa susulan terjadi setelah gempa berkekuatan 5,6 magnitudo mengguncang, Kobisonta, Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (8/2/2020) sore tadi.

Data yang diterima porostimur.com dari Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukan dari sebanyak 18 kali gempa susulan yang terjadi itu, terdapat gempa dengan kekuatan 5,0 magnitudo.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Ambon, Andi Azhar Rusdin membenarkan pascagempa bermagnitudo 5,6, ada sebanyak 18 kali gempa susulan yang terjadi di wilayah tersebut.

“Iya, sampai pukul 20.25 WIT malam ini, ada 18 kali gempa susulan sampai saat ini, yang terbesar itu 5,0 magnitudo, selebihnya itu berkekuatan di bawah 4 magnituo,” kata Andi.

Gempa terakhir tercatat mengguncang Kobisonta pada pukul 20:25:34 WIT dental kekuatan magnitudo 4,1.

Baca Juga  APBD Kota Ternate Alami Refocusing Senilai Rp 1,3 Miliar

Gempa berlokasi di laut, 26 km Utara Kobisonta pada koordinat 2.74 Lintang Selatan dan 129.90 Bujur Timur, pada kedalamam 12 km dan dirasakan (MMI) III di Kobisonta.

Andi mengatakan, gempa yang mengguncang wilayah tersebut sangat kuat dirasakan warga di Kobisonta, Maluku Tengah.

Di wilayah ini, BMKG mencatat getaran gempa mencapai skala IV MMI, sedangkan di wilayah Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, getaran gempa dirasakan dengan skala II MMI.

Baca Juga  Antisipasi Gempa Susulan Dan Tsunami BMKG Bitung Himbau Warga Siaga

Meski getaran gempa yang diraskaan snagat kuat getarannya, namun Andi memastikan gempa yang terjadi tidak berpotensi tsunami, sehingga warga diminta tetap tenang.

“Kami mengimbau agar warga tetap tenang karena gempa yang terjadi itu tidak berpotensi tsunami,” pinta dia.

Gempa 5,6 bermagnitudo yang mengguncang wilayah Maluku Tengah itu berada pada lokasi 2.82 Lintang Selatan dan 129.87 Bujur Timur atau berjarak 16 km bagian utara Kobisonta dan 43 km bagian timur Wahai, Maluku Tengah, dengan kedalaman 12 km di bawah permukaan laut.

Sejauh ini belum ada laporan mengenai dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.

BPBD setempat juga masih berada di lapangan untuk mengecek langsung dampak gempa yang terjadi. (red/rtm/kcm)