29 Pejabat Kota Ambon Ikut Seleksi Terbuka Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

oleh -29 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Pembukaan kegiatan Seleksi Terbuka Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kota Ambon, yang diikuti oleh 29 Peserta, kegiatan dibuka secara resmi, oleh Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler, di Hotel Marina Ambon, pukul 08.00 WIT, Ambon, Selasa, (16/2/2021).

Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler, saat diwawancarai media ini, mengatakan, “Seleksi hari ini, diikuti oleh 30 orang yang mendaftar, 1 orang mengundurkan, jadi sisa 29 orang yang ikut pada hari ini”.

Lanjut Wawali, Pelaksaan seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama Tahun 2021 ini, dilaksanakan dalam rangka mengisi 10 jabatan, yang sekian lama telah kosong, diduduki oleh Pelaksana Tugas, dan ini bukan hal yang sengaja diperlambat, tetapi karena situasi pandemik yang kita laksanakan, disamping kesibukan-kesibukan lainnya.

Baca Juga  PDIP Tolak Hukuman Mati Bagi Koruptor, Politisi Demokrat: Sebagai ‘Juara’ Wajar Mereka Menolak

Dan hari ini merupakan suatu keniscayaan, bahwa pelaksanaan seleksi sudah harus dilaksanakan, karena hasilnya segera kita akan lihat, siapa yang lolos dan siapa yang tidak.

Kalau semuanya lolos, tentu kita akan seleksi lagi, sesuai dengan perengkingan dan kompetensi dari masing-masing ASN yang mengikuti pada hari ini, yang bersangkutan cocok dan sesuai di jabatan mana, tentu dilihat dari kompetensinya, bakat kepemimpinannya, kejiwaannya. Kejiwaan itu penting, melihat sejauh mana yang bersangkutan bisa mampu mengambil keputusan.

Yang bersangkutan bisa mampu berinovasi, tidak copy paste dalam setiap tahun, program dan kegiatannya, tetapi dia harus mampu mencipatakan hal-hal baru, sesuai dengan visi dan misi pemerintah kota Ambon. Tegas Wawali

Baca Juga  Kapolres Malteng Jenguk Korban Penganiyaan di RSUD Masohi

Itu adalah tugas utama dari pada pejabat yang akan mengisi jabatan-jabatan yang kosong, dia harus mampu menjabarkan visi dan misi pemerintah kota Ambon, dalam tugas dan tanggungjawabnya ketika dia diberi jabatan yang akan dipercayakan.

Pesan Wakil Walikota Ambon, jabatan adalah kepercayaan bukan hak, jabatan ini jangan dikejar, karena kalau kita kejar jabatan akan cenderung menghalalkan segala cara, laksanakan tugas dan tanggungjawab dengan baik, insha Allah dengan kasih sayang dari Tuhan, semua akan mendapatkan kesempatan, karena kinerja dan loyalitas. (andi)