3 Atlet Junior Maluku, Ikut Kejurnas Panjat Tebing di Kalsel Tanpa Pelatih dan Ofisial

oleh -57 views
Link Banner

@porostimur.com | Ambon: Tiga orang atlet junior Maluku, mengikuti Kejuaraan Nasional Panjat Tebing Kelompok umur yang ke XIV di Provinsi Kalimantan Selatan, tanpa didampingi pelatih maupun ofisial dari Pengda FPTI Maluku.

Pada kejuaran yang berlangsung pada 27 Juli hingga 4 Agustus 2019 mendatang di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kijang Venue Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan ini, ketiga atlet belia itu hanya didampingi salah satu orang tua dari ketiga atlet.

Ketiga atlet belia tersebut adalah, Rahmatia Ohorella dari SMK Rijali Salahutu, Dragun S. Arsy Tuankotta (10 tahun) dan Maikha S. Arsy Tuankotta SD Negeri 1 Suli, Kecamatan Salahutu.

Ketiga Atlit Junior tengah berada di arena Kejurnas

Karena tidak ada bantuan dari Pemerintah Daerah (KONI) Provinsi Maluku, akibatnya beberapa atlet tidak dapat di berangkatkan. Atlet yang berangkat pun harus mengeluarkan biaya sendiri dan hanya didampingi orang tua dari dua atlet kakak beradik Gun dan Maikha dan lebih parahnya tidak didampingi oleh pelatih maupun ofisial tim karena terkendala biaya”, ungkap Ketua Harian Federasi Panjat Tebing Maluku, Alwi Ode.

Link Banner

“Kami sadar ini olahraga baru bagi Provinsi Maluku, sehingga pihak Pemerintah Daerah (KONI) Maluku sangat berat untuk memberikan perhatian lebih kepada FPTI Maluku. Tapi perlu di ketahui bahwa olahraga panjat tebing kini menjadi olahraga pendulang medali di ajang kejuaraan dunia bagi Indonesia”, sambung Alwi.

Baca Juga  Kakanwil Kemenag Malut Buka Rakor Pendis Tahun 2020

Ia berharap tahun-tahun akan datang KONI Maluku dapat membiayai atlet-atlet Maluku saat mengikuti kejuaraan tingkat Nasional, sehingga para atlet tidak patah semangat setelah berlatih keras.

Arpa Raharusun orang tua dari Rahmatia Ohorella yang sehari-hari berjualan ikan ini mengungkapkan, Ia harus rela menabung berbulan-bulan dan meminta sumbangan dari keluarga dan kerabatnya di Desa Tulehu agar putrinya dapat mewakili Maluku di ajang kejuaraan nasional panjat tebing tersebut.

Sedangkan dua kakak beradik Gun dan Maikha anak dari Koptu. Abdul Rahman Tuankotta yang bertugas di Rindam XVI/Pattimura ini, tidak ingin mengecewakan kedua buah hatinya yang sudah berlatih keras selama enam bulan.

Koptu Tuankota rela mengeluarkan uang pribadi untuk memberangkatkan Gun dan Maikha serta isterinya sebagai pendamping untuk menggantikan pelatih dan ofisial tim yang tidak ikut hadir pada kejuaraan tersebut.

Baca Juga  Usai Kunker di Indonesia Timur, KASAU Mampir ke Ambon

Fahmi Shiva Holle pelatih ketiga atlet tersebut tidak menargetkan yang muluk-muluk dalam Kejurnas Kelompok umur ini,

Keberangkatan ke tiga atlet ini selain untuk memenuhi kuota agar tidak di denda, juga dijadikan sebagai ajang untuk menambah jam terbang atlet.

“Targetnya mereka bisa menambah jam terbang dan pembelajaran untuk ke juaran-kejuaraan yang akan datang, ungkap Holle. (keket)