3 paslon berpeluang duel dalam Pilgub Maluku

oleh -57 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Hanya ada 3 pasangan calon yang diprediksikan bakalan bertarung dalam Pemilihan Gubernur (pilgub) Maluku Juni 2018 nanti, dari total 9 bakal calon (balon) gubernur dan 10 balon wakil gubernur (wagub) yang sudah bermunculan.

Prediksi 3 paslon yang bakalan bertarung dalam Pilgub Maluku nanti yakni paslon Said Assagaff-Anderias Rentanubun (SANTUN), Murad Ismaili-Barnabas Orno (BAILEO) dan Herman Kudubun-Abdullah Vanath (HEBAT).

Hal ini dituangkan hasil Lembaga Survey Media Riset Strategi Bedah Nusantara, dalam rilis yang dilakukan Ketua Tim Steve Paliyama, di Ambon, Rabu (10/1).

”Awalnya pihak kami telah mensurvei ke sembilan calon gubernur serta 10 calon wakil gubernur. Dan hasil yang kami dapati hanya 3 paslon yang lolos,” ujarnya.

Menurutnya, jumlah daftar pemilih yang telah menentukan pilihannya sebanyak 83,79% dan yang belum menentukan pilihannya 16,21%.

Baca Juga  Relawan Bencana Di Pulau Terluar

Dimana, dari total 83,79% penentu pilihan ini, masih terdapat 10,21% pemilih yang masih bisa merubah pilihannya, sedangkan 67,55% tetap komit dengan pilihannya.

Bahkan, 26,40% pemilih penentu merupakan potensi gerak yang sangat dinamis, menyebabkan semua kandidat masih memiliki peluang yang sama.

Tentang popularitas masing-masing paslon, survei Bedah Nusantara pun menunjukkan hasil sementara yang bervariasi.

Untuk cagub, Assagaff misalnya, dikenal 94,58% dan disukai 68,93%, Herman Koedoeboen dikenal 77,25% dan disukai sebanyak 75,12%, serta Murad Ismail dikenal 61,25% dan disukai 81,96%.

Begitupun dengan elektabilitas ketiganya, Said Assagaff 40,07%, Herman Koedoeboen 29,05%, Murad Ismail 14,17%, serta yang belum menentukan 16,72%.

Untuk cawagub, Andreas Rentanubun dikenal 71,90% dan disukai 77,91%, Abdullah Vanath dikenal 89,22 % dan disukai 85,67%, serta Barnabas Orno dikenal 70,11% dan disukai 79, 81%.

Baca Juga  Gempa 6,7 Magnitudo Guncang Kepulauan Tanimbar

Dengan tingkat elektabilitas masing-masing yakni Andreas Rentanubun 15,21%, Abdullah Vanath 39,16%, Barnabbas Orno 21,17 % dan yang belum menentukan mencapai 24,46%.

Khusus kinerja incumbent dalam masyarakat, jelasnya, 52,4% menyatakan baik, 5,1% menyatakan sangat baik, sedangkan yang menyatakan cukup dan kurang mencapai 10%.

Dimana, tingkat kepuasan kinerja 52% menyatakan puas, 38% menyatakan tidak puas, serta 10% belum menyatakan pilihannya.

Secara umum, presentasi hasil yang diterima masing-masing paslon atas hasil survei ini yakni SANTUN memperoleh 39,16% , BAILEO 19,17%, HEBAT 31,48%, serta 10,19% belum menentukan pilihannya.

Selain masing-masing paslon, tegasnya, masih ada indikator lain dalam survei yakni partai politik pendukung/pengusung masing-masing paslon.

Dimana, PDIP dengan frekuensi penentu sebanyak 16,2%, diikuti Golkar 13,1% dan PKB menduduki posisi ketiga dengan presentasi 10%, serta Gerindra 9,4%.

Baca Juga  Polsek Saparua Beri Bantuan Pada Masyarakat Pasca Gempa

Karena itu, akunya, posisi parpol sangat menentukan pergeseran elektabilitas masing-masing paslon.

Dikatakannya, hasil survei ini masih jauh dari pelaksanaan Pilgub Maluku 2018, mengingat masih beberapa opint lagi yang harus diupdate.

Beberapa point lainnya seperti isu politik, akan dianggap normatif, juga situasi politik yang lama dapat mengalami fluktuasi yang sangat tajam.

Selain itu, terangnya, masih ada peluang terjadinya head to head (SANTUN vs BAILEO), jika paslon jalur independen tidak memenuhi syarat ketentuan. (katherin)