4 Pimpinan DPRD Maluku Periode 2019-2024 Resmi Dilantik

oleh -234 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Empat pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku masa khidmat 2019-2024,  resmi dilantik Jumat (25/10/2019) sore.

Para wakil rakyat yang dilantik dan diambil sumpahnya selaku pimpinan DPRD adalah Maluku Lucky Watimuri (PDIP) sebagai Ketua dan tiga Wakil Ketua diisi oleh Richard Rahakbauw (Partai Golkar), Azis Sangkala (PKS) dan Melkianus Sairdekut (Partai Demokrat).

Keempat pimpinan tersebut dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua Pengadilan Tinggi Ambon Dr. H. Zainuddin di ruang rapat paripurna Gedung DPRD Maluku, Karang Panjang, Ambon.

Pelantikan ini dilaksanakan atas dasar Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 161.81-5397, Tahun 2019.

Gubernur Maluku, Murad Ismail dalam sambutannya mengatakan, kepercayaan yang disematkan masyarakat Maluku kepada pimpinan dewan melalui partai politik haruslah dijawab dengan pengabdian tinggi dan kerja keras demi kesejahteraan rakyat.

Baca Juga  Kapolda Maluku Tegaskan Penerimaan SIPSS Harus Jauh Dari KKN

Pelantikan hari ini, lanjut Murad, adalah amanah istimewa yang diberikan masyarakat kepada PDIP, PKS, Partai Golkar dan Partai Demokrat.

“Oleh sebab itu kepercayaan yang diterima harus dijawab dengan pengabdian tinggi dan kerja keras,” tukas mantan Kaka Brimob ini.

Murad menjagak pimpinan DPRD Maluku, sebagai penentu arah kerja lembaga untuk aktif membangun komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dengan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) sehingga kerja-kerja legislatif dapat berjalan maksimal.

Pimpinan DPRD Maluku juga diminta bertanggungjawab dalam memimpin lembaga agar sinergi dengan semua elemen, yaitu Pemda, TNI/Polri, instansi vertikal maupun elemen masyarakat. Serta meningkatkan kualitas sehingga dapat menunjukkan kinerja dan menjadi mitra pemerintah daerah yang baik.

Baca Juga  Polda Maluku Gelar Lat Pra Ops Zebra Siwalima T.A. 2020

“Saya mintakan dukungan dan kerjasamanya. Tugas saya mengentaskan kemiskinan, mensejahterahkan rakyat dan menjaga Sumber Daya Alam. Kepala daerah tidak bisa bekerja sendiri, tetapi harus bermitra dengan DPRD,” ujar Murad.

Gubernur meminta agar Pemda dan DPRD dapat bekerjasama demi kepentingan rakyat dengan berpegang pada pedoman visi misi Gubernur-Wakil Gubernur Maluku Periode 2019-2024.

Mantan Dankor Brimob Polri itu juga menekankan agar pimpinan DPRD Provinsi Maluku dapat melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak terkait dalam penyelesaian persoalan dua kursi di legislasi yang belum terisi.

“Karena sejak dilantiknya para anggota parlemen Maluku tersebut pada 16 September lalu, masih ada dua kursi yang belum terisi,” harapnya. (keket/ebot)