Pangdam Pattimura akan Lanjutkan Program Emas Biru dan Emas Hijau yang Digagas Doni Monardo

oleh -49 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Pangdam XVI Pattimura, Mayjen TNI Agus Rohman mengatakan, salah satu visinya adalah melanjutkan program Emas Biru dan Emas Hijau yang digagas mantan Pangdam Pattimura, Letjen. Doni Monardo.

Hal ini dikatakan Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen. Agus Rohman ketika menerima pemimpin redaksi Porostimur.com dan pemimpin redaksi Koran Kabar Timur di ruang kerjanya, Selasa (6/10/2020)

Diketahui program fenomenal yakni “emas biru” dan “emas hijau” dicetuskan oleh Letjen Doni Monardo ketika menjabat sebagai Pangdam XVI/Pattimura untuk meningkatkan taraf kehidupan ekonomi masyarakat Maluku.

Program emas biru antara lain dilakukan dengan pembudidayaan berbagai jenis ikan, di antaranya ikan kerapu, udang dan lain-lain.

Link Banner

Sedangkan program emas hijau berupa penanaman berbagai jenis tanaman antara lain merbau, meranti, eboni, gaharu, cendana, dan jati putih. Program tersebut berhasil meningkatkan pendapatan dan ekonomi warga Maluku.

Baca Juga  Antisipasi Gempa-Tsunami Warga Hulung Perbaiki Akses Jalan

“Program ini membuat daya beli masyarakat meningkat. Salah satu mol terbesar di Maluku bisa dikunjungi 100 ribu orang per hari dengan pendapatan mencapai 10 miliar rupiah,” ujar Doni ketika itu.

Keberhasilan program yang mendapat apresiasi warga dan tokoh agama seperti Pimpinan gereja Katolik lokal, Uskup Petrus Canisius Mandagi rupanya mengispirasi Mayjen Agus Rohman untuk melanjutkan program seniornya itu.

Menurut Jendreral dari Bandung Selatan ini, program “emas biru” dan “emas hijau” selain merupakan ide cemerlang dari Letjen Doni Monardo, juga merupakan perwujudan butir Nawacita, yakni membangun Indonesia dari pinggir, menghadirkan negara yang melindungi dan memberi rasa aman pada warganya, serta mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik.

Baca Juga  Kejati dan Pemprov Maluku Tandatangani MoU Publikasi Pelayanan

Selain itu, program tersebut merupakan implementasi dari sila Pancasila, terutama sila ketiga dan kelima. “TNI akan selalu bersama rakyat, dan TNI akan kuat bersama rakyat,” tukasnya.

Lebih jauh Mayjen Agus Rohman mengatakan, Maluku merupakan ‘Indonesia mini’. Kondisi geografi, demografi dan sumber daya alamnya memiliki ciri persis dengan Indonesia.

“Tantangan-tantangan di Maluku juga menggambarkan tantangan di Indonesia,” ujar Agus.

Pangdam Pattimura menambahkan, Program emas hijau dan emas biru Kodam Pattimura merupakan salah satu persuasi yang dilakukan untuk merangkul pihak-pihak yang pernah mengalami gesekan. Seperti mantan separatis, kaum radikal, bahkan kelompok-kelompok antar-desa yang mengalami pertikaian. Tujuannya adalah untuk menciptakan kedamaian di Maluku dan Maluku Utara.

Baca Juga  Sambut HUT ke-72 Bhayangkara, Polda Maluku gelar donor darah

“Maluku beruntung pernah memiliki pemimpin yang berpikir lintas sektoral. Semua keterampilan yang sudah dirintis dan diajarkan oleh Letjen Doni Monardo kepada masyarakat Maluku akan kami lanjutkan,” tutur Agus. (red)