5 hari, keluarga tereksekusi diijinkan kosongkan perabotan

oleh -60 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Sebanyak 80 personil aparat kepolisian diterjunkan dalam  proses pengosongan lokasi eks Hotel Anggrek, di Jalan Jendral Ahmad Yani RT01/RW01 Kelurahan Batu Gajah dan RT02/RW06 Kelurahan Batu Meja, Kecamatan Sirimau, Rabu (30/1), sekitar pukul 09.30 Wit.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan dari tubuh kepolisian menyebutkan proses pengosongan dilakukan atas Perumahan Dosen Universitas Pattimura dan rumah warga milik Ny. Maartje Latupeirissa.

Dimana, bangunan dimaksud berdiri di atas tanah dati sopiamatuang milik (Alm) Simon Latumalea.

Pengosongan lahan ini dilakukan atas permintaan ahli waris melalui kuasa hukumnya, Elizabeth R. A. Tutupary,SH yang dilandaskan atas Putusan PN Ambon Nomor : 21 Tahun 1950 tertanggal 16 April 2011.

Link Banner

Sebelum ekseskusi dilakukan, Putusan PN Ambon dibacakan di hadapan keluarga yang bangunannya akan dieksekusi.

Baca Juga  Danrem 152/Babullah Tinjau Pembangunan Makodim Pulau Morotai

Namun, salah satu penghuni perumahan dosen Unpatti, Roberth Pesiwarissa,SE bersama dengan keluarga tereksekusi lainnya berusaha mencegatnya.

Alhasil, saling adu argumen antara kedua pihak pun tak terelakkan.

Pihak keluarga tereksekusi , meminta tenggang waktu kepada kuasa hukum ahli waris untuk mengevakuasi perabotan yang berada di dalam bangunan.

Atas permohonan ini, kuasa hukum ahli waris memberikan ijin selama 5  hari untuk memindahkan perabotan yang ada dalam rumah keluarga tereksekusi.

Pengosongan lahan ini dipantau langsung Kabag Ops Polres P. Ambon dan Pp. Lease, AKP Amin,S.IK, Kasat Binmmas Polres P.Ambon, AKP W. Minanlarat,SH, Kasat Sabhara Polres P. Ambon, AKP Syariffudin, Kasi Propam, Ipda Yabez, KBO Sat Intelkam, Ipda J. Manuhua dan KBO Lantas, Ipda Surya.

Baca Juga  Lebaran Tujuh Hari, Masyarakat Tanah Goyang Gelar Hatam Qur'an

Hingga berakhirnya proses pengosongan lahan pukul 17.24 Wit ini, situasi di lokasi eksekusi aman dan terkendali. (keket)