5 Kajur Poltek Ambon dilaporkan ke Inspektorat Pusat

oleh -30 views
Link Banner

@PorosTimur.com | Ambon : Belum lama terdengar kasus korupsi pembebasan lahan Politeknik (Poltek) Ambon, kini muncul lagi kasus korupsi baru mendera lembaga pendidikan tinggi dimaksud.

Tak tanggung-tanggung, kali ini Satuan Pengendali Internal (SPI) Poltek Ambon langsung melaporkan indikasi penyelewengan anggaran operasional pada 5 jurusan yang dibawahinya.

Dari tubuh Poltek Ambon sendiri, Jumat (8/12), berhasil dihimpun informasi yang menyebutkan laporan yang dilayangkan SPI Poltek Ambon itu ditandatangani Pembantu Direktur II Poltek Ambon, D. Mairuhu (DM) dan Ketua SPI berinisial H. P. Sitaniapessy (HPS).

Meskipun laporan dimaksud ditandatangani keduanya, namun siapa oknum yang melaporkan hingga Inspektorat Pusat, masih belum diketahui hingga saat ini.

Link Banner

Dalam laporan dimaksud pun menyebutkan kuatnya indikasi penyalahgunaan anggaran jurusan oleh masing-masing Ketua Jurusan (Kajur).

Baca Juga  Polres SBB Gelar Pengisian Kuisioner Indeks Tata Kelola

”Pelaporan oleh SPI itu telah dilakukan tanpa melalui proses klarifikasi terlebih dahulu pada kelima Kajur di Poltek Ambon, sehingga terindikasi ada upaya lain dari proses pelaporan dimaksud. Apalagi nanti di 14 Desember 2017, ada pemilihan Ketua Direktur yang baru. Mungkin ini momen yang kita tidak menduga sebelumnya,” aku sumber terpercaya.

Total anggaran operasional kelima jurusan dimaksud mencapai Rp 312 juta yang terbagi atas Jurusan Niaga sebesar Rp. 100 juta, Jurusan Elektro senilai Rp. 70 juta lebih, Jurusan Mesin Rp. 60 juta lebih dan Jurusan Teknik Sipil kurang lebih Rp. 60 juta.

Hingga kini, akunya, pihak-pihak yang merasa terlibat dengan dana Operasional Jurusan tahun 2017 ini, masih belum memberikan klarifikasi terkait dengan penggunaannya.

Baca Juga  Diskusi Terkait Pemilu, KPU Ternate Kunjungi KPU Jakarta Timur

Alhasil, terjadi kekisruhan di kalangan pegawai dan para dosen di Poltek Ambon, tentang pengelolaan dana operasional dimaksud.

”Jadi, untuk lima Jurusan yang ada di Poltek Ambon dana Operasional Jurusan hampir mencapai Rp. 312 juta lebih itu diduga diselewengkan oknum-oknum di lima Jurusan dimaksud, untuk kepentingan yang belum dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya. (Team)