5 Kota ini Dijuluki Tempat Cari Dosa, Ada Judi Hingga Prostitusi Legal

oleh -304 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Setiap kota di dunia memiliki identitas dan ciri yang membuatnya berbeda antara satu dengan yang lainnya. Terkadang, ciri khas itu membuat kota tersebut mendapat julukan khusus.

Seperti kota terkaya di dunia, kota paling kecil di dunia, hingga kota paling bersih di dunia. Namun, bagaimana bila suatu kota justru mendapat julukan Sin City alias paling berdosa di dunia?

Meski konotasinya negatif, rupanya kota-kota ini justru laris manis dijadikan. Lantas, di mana saja kota yang dijuluki sebagai yang paling berdosa di dunia?


Ini dia 5 kota paling berdosa di dunia:

1. Berlin, Jerman


Kota ini secara terang-terangan melegalkan prostitusi. Pemerintahnya pun bersikap terbuka terhadap seks bebas, pertunjukan cabaret, ataupun striptease.
Bahkan untuk mendukung praktik tersebut, pada tahun 1900-an, berdiri sebuah institut pertama di dunia yang secara khusus mempelajari studi seksual.

Jika kamu tak pandai menjaga diri, bisa dipastikan uangmu akan habis di klub-klub malam yang ada di kota ini. Kota Berlin akhirnya dijuluki `kota paling bebas fetish di dunia`.

2. Macau, China

Macau dikenal dengan julukan kota judi atau Las Vegas-nya Asia. Pusat kasino di dunia ini menjadikan Macau sebagai destinasi wisata yang banyak diburu oleh wisatawan seluruh dunia.

Baca Juga  In Memoriam Arief Budiman: Islam dan Berhala Kapitalisme


Kemegahan berbagai festival unik dan pesta minuman beralkohol menjadi budaya yang tak asing di kota ini. Macau dijuluki sebagai kota paling berdosa di dunia, lantaran aktivitas perjudian hingga prostitusi yang sangat marak di kota ini. Bahkan, Macau memiliki pusat kasino terbesar di dunia.


Sands Macau merupakan sebuah kasino yang dirancang oleh arsitek ternama Amerika, Paul Steelman, dan menjadi kasino di Macau yang berukuran sangat besar. Kasino ini pertama kali dibuka untuk umum pada 2004 dan terus berkembang hingga sekarang.


Kasino ini dibuat dengan tujuan untuk menarik wisatawan mancanegara. Selain itu, Sands Macau tidak hanya memiliki 750 Gaming Machine dan 1.000 Table and Poker Games, tetapi juga menyediakan 7 restoran dan bar, serta 51 kamar hotel.

3. Las Vegas, Nevada

Las Vegas dikenal sebagai kota yang dibangun di atas dosa manusia. Kota ini dikenal sebagai pusat judi dunia.

Baca Juga  Ulil Abshar: UU Ciptaker Cara Pemerintah Kontrol Demokrasi


Bagaimana tidak, praktik perjudian beroperasi 24 penuh di seluruh pusat kota ini. Bahkan, banyak jasa yang terang-terangan menawarkan berjudi, panti pijat, klub malam, hingga prostitusi.


Las Vegas menganggap judi dan seks sebagai industri dan sumber pendapatan mereka. Tak heran, Las Vegas disebut sebagai salah satu kota penuh dosa.


Jika dibandingkan dengan Macau, Las Vegas seakan jauh lebih `mengerikan` soal judinya. Puluhan atau ratusan juta dolar AS berputar tiap detiknya di meja judi Las Vegas. Mereka bisa mendadak kaya dengan judi, atau sebaliknya menjadi jatuh miskin.


4. Amsterdam, Belanda

Salah satu alasan yang membuat Belanda terkenal sebagai kota penuh dosa adalah seks dan narkoba yang begitu mudah didapatkan di tempat tersebut. Bahkan, narkoba dianggap sebagai hidangan cepat saji yang dapat dipesan dengan mudah di Amsterdam.


Pemerintah Amsterdam bahkan mengesahkan undang-undang yang melegalkan mariyuana, ekstasi, dan kokain. Tak hanya itu, Amsterdam juga mengakui pernikahan sesama jenis yang berarti seks sesama jenis menjadi hal biasa di sini.

Tempat paling dosa yang populer di Amsterdam adalah Red Light District. Red Light District bisa disebut sebagai kawasan prostitusi `premium`, karena pekerja seks di sana diwajibkan membayar pajak ke pemerintah.

Baca Juga  Pemkot Ambon Berlakukan PPKM Berbasis Mikro


Oleh sebab itu, pemerintah menjaga privasi mereka dengan menetapkan larangan mengambil gambar di kawasan Red Light District. Bahkan, para pekerja seks akan dipamerkan melalui jendela atau etalase, di mana pengunjung dapat melihat dari luar.


5. Pattaya, Thailand

Berada di kawasan tenggara dari Bangkok, Pattaya adalah surga bagi kaum transgender, yakni mereka yang memilih mengubah jenis kelaminnya. Pattaya adalah tempat sebagian besar kehidupan malam dan rumah bagi para lady boy di Thailand.


Kota ini beroperasi pada malam hari. Di sana, bertebaran bar, rumah bordil, bar Go-Go dan disko yang menjadi daya tarik wisatawan.

Atraksi wisata yang paling banyak dikunjungi adalah pertunjukan tari erotis dan transgender atau kabaret Ladboy. Tak heran jika Pattaya berada di puncak dari daftar kota yang dianggap paling berdosa di dunia.

(red/ljc)