“Binatang Jalang” Film Puisi Pertama di Tanah Air

oleh -122 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Binatang Jalang, sebuah film puisi yang diangkat dari kumpulan puisi karya Chairil Anwar, penyair Indonesia terkemuka, pelopor Angkatan 45.

Film Puisi Binatang Jalang adalah tafsir estetika terhadap teks-teks puisi karya Chairil Anwar secara audio-visual, memadukan nuansa masa lampau dengan atmosfir kekinian, sehingga mudah dipahami oleh generasi sekarang (generasi milenial).

Selama ini sudah banyak puisi dibuat film, tapi puisi hanya sekedar dibacakan, sebagai narasi, sebagai suara latar atau Voice Over (VO) atau juga Only Sound (OS) dari sebuah visual, mulai dari gambar diam (still image) sampai gambar yang bergerak (moving image) dalam sebuah film. Ada juga puisi hanya dijadikan sebagai ide, tema, basic story dan sekedar adaptasi atau saduran dalam sebuah film, dimana teks dialog pemain dikarang/dicipta oleh penulis skenario. Binatang Jalang produksi Under Banner adalah satu-satunya film puisi yang pernah dibuat di Indonesia, dimana untuk pertama kalinya teks puisi benar-benar dijadikan dialog antar pemain (aktor) dalam sebuah film tanpa ada penambahan atau pengurangan satu katapun, sesuai dengan puisi aslinya.

Baca Juga  Lantik Pengurus Pusat JMSI, Bamsoet Ingatkan Bahaya Informasi Hoax Pandemi Covid-19

Dengan puisi utuh dijadikan dialog dalam film, Binatang Jalang telah menjadi contoh bahkan menjadi ikon film puisi yang sebenarnya di Indonesia. Dalam hal ini, Binatang Jalang produksi Under Banner bisa dikatakan sebagai pelopor Film Puisi di Indonesia.

Dalam film puisi Binatang Jalang, secara khusus menyuguhkan soundtrack musikalisasi puisi (puisi yang dinyanyikan dengan aransemen musik) dari karya Chairil Anwar yang berjudul SAJAK PUTIH.

Film Puisi BINATANG JALANG dengan durasi 22 menit terdiri dari 8 Segmen dengan 8 Puisi karya Chairil Anwar, antara lain : CINTA DAN BENCI, SIA SIA, SAJAK PUTIH, TAK SEPADAN, KEPADA PELUKIS AFFANDI, AKU,
YANG TERAMPAS DAN YANG PUTUS, dan
NISAN.

Baca Juga  Jajaran Kanwil Kemenag Malut Jalani Test Swab-PCR

PEMAIN
LUCKY MONIAGA sebagai PUTRA
TENGKU RINA DOREMI sebagai PUTRI
MARIA BERNADETA APRRIANTI sebagai PENARI 1
JEFRIANDI USMAN sebagai PENARI 2
YASER ARAFAT sebagai SUAMI
AVRIL VI sebagai ISTRI
MANTRA GURINDAM SMARATUNGGA sebagai ANAK LELAKI
GALUH AKATARA SMARASOKA sebagai ANAK PEREMPUAN

TIM PRODUKSI
Pimpinan Produksi : Yaser Arafat
Properti : Hermans Langkita
Clapper Laoder : Jerry Pattinama
Penata Rias : Jenny Doremi
Kostum : Nur Handayani

Director of Photography : Joel Thaher
Art Director and Koreografer : Aidil Usman
Sound Design and Music Arranger : Mogan Pasaribu
Master Mixing : Sentanu
Translator : Cut Desy Gitary
Editor : Moelanka
Executive Produser : Mujib Hermani
Produser : Vera Verto Tobing
Written and Directed by : Exan Zen

Baca Juga  Akui Komunikasi Pemerintah Buruk, PDIP: Sudah Pakai Buzzer, Tapi Medsos Dikuasai Oposisi

(red)