7 Gaya Hidup Modern Perusak Otak yang Sering Kita Lakukan

oleh -159 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta : pakah kamu merasa tidak produktif? Tidak mengerjakan apa-apa dan juga merasa tidak kreatif?

Mungkin kamu sedang merasakan efek dari kesehatan otakmu yang tidak fit. Pakar-pakar sains mengatakan kesehatan otak di zaman sekarang banyak diganggu oleh gaya hidup kita. Secara perlahan, otak kita menjadi lebih lambat dan tidak secakap kemampuan yang sesungguhnya.

Tentu saja ada cara-cara untuk mengembalikan kehebatan otak kita tersebut. Namun untuk itu kamu perlu mengetahui kebiasaan apa saja yang mengganggu otakmu. Hindarilah kebiasaan-kebiasaan berikut ini.

1. Tidak aktif dalam aktivitas

leisureopportunities.co.uk

Link Banner

Kegiatan fisik tidak hanya melatih tubuhmu agar fit, tetapi juga melatih otakmu. Berdasarkan studi dari Journal of Comparative Neurology, terdapat data yang menunjukkan aktivitas fisik sangat berhubungan kuat dengan permasalahan mental. Mereka yang jarang melakukan kegiatan itu berisiko lebih besar mendapat gangguan mental.

Baca Juga  Rapat Evaluasi Gugus Tugas Covid-19 Kembali Digelar

2. Melakukan multitasking

devprojournal.com

Kamu pasti sering mendengar multitasking itu buruk terhadap produktivitasmu. Fakta tambahan, kebiasaan itu juga mengubah susunan otak dan membuatmu menjadi kurang efektif.

Peneliti neuro mengatakan jika otak kita tidak dirancang untuk melakukan banyak hal sekaligus. Saat melakukan multitasking, ada perubahan yang sangat cepat dalam berganti tugas dan itu menurunkan kognitif.

3. Mendapat informasi berlebihan

thefederalist.com

Informasi berlebih akan membuat otak mengalami stimulasi berlebih pula, “… dan ini merupakan iritasi besar dalam kehidupan modern,” kutipan dalam The Economist. Psikolog asal Gresham College, Glenn Wilson, mengetahui lewat risetnya, saat kamu konsentrasi terhadap satu tugas dan ada banyak email yang tidak terbaca di inbox-mu, dapat mengurangi IQ-mu hingga 10 poin.

Baca Juga  Anggarannya Paling Kecil, Kadis Nakertrans Kepulauan Sula Merasa di Anak Tirikan

4. Duduk terlalu lama

corporatewellnessmagazine.com

Ini adalah masalah yang paling sering dirasakan oleh pekerja kantoran. Duduk terlalu lama memang sudah diketahui mengganggu kesehatan tubuh.

Namun penelitian terbaru mendapatkan informasi jika isu tersebut turut menipiskan otak dalam urusan memori. Dalam jurnal penelitian 2018 tersebut, tertulis kebiasaan duduk terus menerus memungkinkan mengubah struktur otak.

5. Menatap layar terlalu lama

freepik.comf

Interaksi sosial tatap muka sekarang tergantikan oleh dunia digital, terlebih saat pandemik ini menyerang. Padahal obrolan tatap muka sangat penting mengingat adanya impak positif kepada otak. Studi dari University of Michigan menemukan obrolan 10 menit dengan orang bisa meningkatkan memori dan kognisi.

6. Menggunakan headphone terlalu keras dan lama

slashsensei.com

Penggunaan alat untuk mendengarkan musik itu sejak lama dinilai membahayakan telinga dan menurunkan pendengaranmu. Lebih jauh, kehilangan kemampuan mendengarkan diasosiasikan dengan masalah otak, seperti Alzheimer. Disarankan para pakar untuk menjaga volume dan durasi memakai headphone.

Baca Juga  Ilyas Hamis Resmi Jadi Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Buru

7. Tidur dengan posisi yang jelek

thesleepjudge.com

Ada konsekuensi jangka waktu pendek dan lama dari kurang tidur. Riset terbaru menunjukkan kurang tidur mengecilkan ukuran otakmu. Selain itu, masalah ini juga memperlambat kamu berpikir, mengganggu memori, sulit menentukan keputusan dan penilaian, sampai susah konsentrasi. Oleh karena itu penting untuk memiliki kualitas tidur yang baik.

Karena ini kebiasaan, kamu pastinya akan susah untuk menyadarinya. Oleh sebab itu, penting untuk selalu tahu dengan apa yang kamu lakukan dan membenarkan hal-hal buruk tersebut. (red/idnews)