73 Perusahaan Tambang Katongi Izin di Maluku

oleh -395 views
Link Banner

Porostimur.com |Ambon: Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Maluku mencatat sebanyak 73 perusahaan tambang kini memiliki Izin Pertambangan di wilayah Provinsi Maluku.

“Maluku sudah memiliki 73 izin pertambangan. Terkait dengan izin-izin pertambangan yang terindikasi sudah kadaluwarsa atau sudah lama ada izinnya tapi tidak ada aktifitas, itu nanti kita akan melakukan inventarisasi seluruh izin-izin yang ada di Provinsi Maluku, kemudian akan dilihat satu-satu mana yang sementara aktif dan mana yang sudah tidak aktif,” tegas Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Maluku, Fauzhan Cathib kepada awak media di Swissbell Hotel, Selasa (22/10/2019).

Menurut Fauzan, bila ada perusahaan yang izinnya sudah tidak aktif, maka pihaknya akan mengundang dan meminta ketegasan dari perusahaan pemegang izin, apakah izinnya mau terus dilanjutkan ataukah dikembalikan ke negara atau daerah.

Baca Juga  Kecewa MU Tersingkir di Liga Europa, Scholes Minta Solskjaer Tendang Salah Satu Beknya

Fauzan menjelaskan, di provinsi Maluku terdapat 73 izin usaha pertambangan yang terdiri dari 32 izin pertambangan mineral dan logam, serta 41 izin usaha pertambangan non-logam.

Dari 32 perusahaan pemegang izin usaha pertambangan logam tersebut, 6 (enam) diantaranya merupakan izin operasi dan produksi. Sementara dan 25 lain nya berupa izin eksplorasi yang dapat ditingkatkan ke operasi dan produksi.

Sedangkan 1 (satu) izin usaha pertambangan lainya sementara dalam proses pengakhiran karena telah selesai masa waktunya dan tidak diperpanjang.

“Untuk izin usaha pertambangan non-logam yang 41 itu terdiri dari izin usaha pertambangan non-logam untuk batu gamping itu ada 2 izin, kemudian untuk garnet 1 izin usaha pertambangan, untuk batuan (batu kali, batu gunung, pasir, dan krikil) ini ada 38 izin usaha pertambangan,” jelas Fauzan. (ebot)