9 Penumpang KLM Garuda Jaya yang Bocor di Perairan Taliabu, Belum Ditemukan

oleh -43 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: TIM Rescue masih mencari sembilan penumpang yang hilang setelah Kapal Layar Motor (KLM) Garuda Jaya mengalami kebocoran di perairan Taliabu, Maluku Utara.

Kepala Basarnas Palu Basrano mengatakan sembilan penumpang yang belum ditemukan itu berasal dari Gorontalo. Menurutnya, mereka menumpangi KLM Garuda Jaya dengan tujuan Taliabu Gela untuk bekerja.

“Sembilan orang itu merupakan pekerja di kebun cengkeh,” terangnya di Palu, Sabtu (24/8).

Dilansir dari Media Indonesia, KLM Garuda Jaya mengangkut 14 orang termasuk anak buah kapal dan nahkoda. Kapal yang memiliki panjang 15 meter dan lebar empat meter itu berlayar dari Pelabuhan Lalong Luwuk, Kabupaten Banggai, dengan tujuan Pelabuhan Tikong Taliabu, Maluku Utara, pada Kamis (22/8) pukul 21.00 WITA.

Perkiraan tiba kapal tersebut harusnya pukul 15.00 WITA keesokan harinya. Namun, pada pukul 23.00 WITA, kapal mengalami kebocoran.

Baca Juga  Polemik Aturan Konser Musik Saat Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

“Informasi yang kami terima, kebocoran akibat cuaca buruk di perairan Taliabu,” ungkap Basrano.

Dari 14 penumpang yang menjadi korban, lima penumpang lainnya telah ditemukan tim rescue. Mereka adalah nahkoda Ali Sadi, 36, Kasman, 62, Ali Kois, 39, La Bobi, 36 dan Ali Tama, 34.

Kelima korban selamat ditemukan pukul 11.00 WITA di Pulau Sonit, Kecamatan Bokan Kepulauan, Kabupaten Banggai Kepulauan. Mereka akan menjalani perawatan.

“Awalnya tiga korban ditemukan menggunakan pelampung, kemudian dua penumpang lainnya ditemukan di atas kapal karena tidak bisa berenang,” jelas Basrano. (red)