Sekolah dan Kantor Tutup. Polisi Sebut Jayapura Mulai Kondusif

oleh -24 views
Link Banner

Porostimur.com | Jayapura: Kota Jayapura di Provinsi Papua dan sekitarnya pada Jumat (30/8), setelah aksi demo jilid dua yang berlangsung Kamis (29/8), masih lumpuh dan warga tampak berjaga jaga di sejumlah lokasi.

Dikutip dari Antara, dilaporkan bahwa para pelajar sekolah terpaksa diliburkan dan pusat perbelanjaan serta perkantoran tampak tidak beroperasi.

“Kami sengaja meliburkan anak-anak untuk sekolah karena kondisi tampak belum kondusif,” kata Rima yang anaknya bersekolah di salah satu SMP di kawasan di Dok V Jayapura.

Sementara itu, beberapa pedagang yang berjualan di Pasar Hamadi mengaku hanya datang ke pasar untuk melihat kondisi lapak atau tempat jualannya.

Link Banner

“Alhamdulillah kondisi lapak di Pasar Hamadi aman-aman saja,” kata Fatimah, salah satu pedagang yang berjualan sayuran.

Baca Juga  Anos: Alokasi Anggaran Pasar Murah Harus Ditambah

Sementara itu, sekelompok warga tampak berjaga-jaga di sejumlah ruas jalan, terutama di kawasan Entrop, Distrik Jayapura Selatan, dengan membawa senjata tajam untuk berjaga jaga.

Warga juga membuat barikade dan memeriksa setiap kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.

Hingga berita ini dilaporkan belum ada keterangan resmi dari aparat keamanan TNI-Polri.

Pemandangan Kota Jayapura hari ini

Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, kondisi terkini di Kota Jayapura, Papua pada Jumat (30/8/2019) hari ini sudah kondusif. Belum terpantau ada pergerakan massa lanjutan.

Dedi menyebut, peristiwa kerusuhan di Jayapura sudah berangsur meredam pada malam hari, massa yang sempat berkumpul di halaman Kantor Gubernur Papua juga sudah dipulangkan.

Baca Juga  Songsong Pemilu, TNI-Polri gelar apel pasukan

“Barusan pak Kamal (Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal) call, situasi secara umum untuk wilayah Jayapura sudah membaik dan kondusif. Kegiatan semalam berakhir pukul 22.30 WIT, masa di depan kantor gubernur sudah pulang dengan difasilitasi kendaraan dinas Polri dan TNI,” kata Dedi saat dihubungi, Jumat (30/8/2019).

Jenderal bintang satu itu juga menginformasikan bahwa belum ada laporan pergerakan massa lanjutan hingga saat ini. (RTL/red/ant/suara)