oleh

ACT dan Drw Skincare Bangun MCK untuk Pengungsi di Desa Waai dan Desa Liang

Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Enam bulan sudah penyintas gempa di Maluku Tengah bertahan di tenda pengungsian dengan segala keterbatasan.

Salah satunya adalah keterbatasan fasilitas sanitasi. Untuk mandi dan BAB, para pengungsi menggunakan MCK darurat yang tak layak. Sementara untuk mengambil air bersih, mereka harus turun ke desa yang berjarak satu kilometer. 

Link Banner

Namun, kini kondisi tersebut tak lagi dialami sejumlah penyintas gempa di Desa Waai dan Desa Liang di Maluku Tengah. ACT Maluku bersama Drw Skincare menghadirkan fasilitas MCK untuk para pengungsi di dua desa tersebut. Selasa (18/2), pembangunan lima unit MCK telah rampung dan dapat digunakan oleh pengungsi.

MCK yang dibangun tersebar di lima dusun, yakni Dusun Angke, Dusun Attawai, Puncak Bum-bun, Dusun Wa Osa, dan Dusun Waehula. 

Kepala Cabang ACT Maluku, Wahab Loilatu mengungkapkan, para penyintas gempa di Desa Waai dan Desa Liang sangat bersyukur dengan adanya MCK di tempat pengungsian.

“Setelah tiga pekan pembangunan, alhamdulillah MCK telah rampung dan pengungsi kini dapat menggunakannya. Mereka bersyukur sekali,” kata Wahab. 

Rasa syukur tersebut diungkapkan oleh Yohana, salah satu penyintas gempa di Desa Waai.

“Saat ini kami di tempat pengungsian ketika mau mandi dan BAB tidak lagi harus ke desa. Dengan adanya MCK ini, kami merasa terbantu, sehingga kami berterima kasih banyak untuk ACT dan para dermawan yang telah membantu kami di tempat pengungsian,” ungkapnya.

Sejak gempa berkekuatan M6,8 mengguncang Maluku pada 28 September 2019, ACT senantiasa mendampingi para penyintas gempa di Maluku. Rangkaian pemberian bantuan di masa tanggap darurat hingga pemulihan terus dilakukan, didukung oleh kebaikan para dermawan. (red/rtm/act)

Link Banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed