Ada Indikasi Kerusuhan Fak Fak Ditunggangi Sejumlah Kelompok

oleh -42 views
Link Banner

[carousel_slide id=’12211′]

porostimur.com | Fak Fak: Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani mengatakan, ada indikasi kerusuhan yang terjadi di Kabupaten Fakfak, Rabu (21/8) pagi, ditunggangi oleh sejumlah kelompok. Dia menegaskan, kerusuhan saat ini telah berhasil diredakan. 

Mohamad mengungkapkan, sebelumnya memang ada permintaan izin dari sejumlah masyarakat untuk menggelar aksi pada Rabu pagi. Agenda aksi yakni menuntut adanya investigasi terhadap dugaan persekusi oleh aparat dan sejumlah ormas terhadap mahasiswa Papua di Surabaya beberapa hari lalu. 

Namun, aksi massa kemudian berbuntut pembakaran bangunan Pasar Tambaruni dan gedung dewan adat setempat. Menurut Mohamad, ada indikasi kelompok tertentu memanfaatkan aksi massa ini, sehingga terjadi kerusuhan.

Link Banner

“Tampaknya ada indikasi kuat bahwa ini sudah ditunggangi oleh kelompok-kelompok lain. Mungkin kelompok kriminal, kelompok anak-anak nakal yang selama ini suka melakukan kriminal dan menanti momen melakukan penjarahan dan kegiatan semacam ini,” ujar Mohamad ketika dikonfirmasi Republika.co.id, Rabu (21/8) siang. 

Baca Juga  Sekda Maluku Lantik Pengurus IKBKS Periode 2019-2023

Saat disinggung adakah kelompok separatis atau ormas tertentu yang ikut menunggangi aksi pada Rabu pagi itu, Mohamad enggan menegaskan. “Belum sampai terindikasi sejauh itu. Yang jelasbahwa ada aksi dan ditunggangi dan ada yang melakukan penjarahan dan sebagainya,” tegasnya. 

Di lain pihak, kata dia, ada sejumlah masyarakat yang hari ini juga melakukan aksi menolak kekerasan, menolak demonstrasi di tempat yang sama. Kedua kelompok ini sudah berhasil dilerai oleh TNI dan Polri yang bertugas. 

Wakil Gubernur Papua Barat, Mohammad Lakotani

“Untuk sementara berhasil dihalau dan dilerai oleh TNI polri yang ada di tempat. Sampai siang ini alhamdulillah makin kondusif. Kami harap dengan hadirnya anggota Brimob membantu untuk makin kondusif,” ujarnya.

Baca Juga  Setahun Pengadilan Agama Ambon Tangani 843 Perkara

Sementara itu, penelusuran porostimur.com menemukan akun Twitter @anginselatanopm yang mengunggah sebuah video dengan ciutan berbunyi “Aksi di Fakfak sikapi Rasisme, Bendera BK Berkibar; Tapi Ini Yang Terjadi…”

Selang tiga jam kemudian, atau sekitar satu jam yang lalu akun @anginselatanopm kembali mengunggah video dengan keterangan ; “1 Korban dan Kantor Dewan Adat Dibakar barisan merah putih: Fakfak – Barisan merah…”

Akun Twitter ini, rupanya memiliki tautan dengan sebuah blog bernama https://phaul-heger.blogspot.com.

Baca Juga  BKPRMI Malut Minta Polres Kepulauan Sula Usut Tuntas Kasus Penistaan Agama

Melalui blog tersebut, porostimur.com menemukan informasi bahwa ada satu orang korban tewas bernama Yonas Ndrotndrot.

Blog ini juga menyebut Yonas meninggal di rumah sakit setelah terkena tebasan parang barisan Merah Putih di areal Pelabuhan Fak Fak.

Selain itu barisan Merah Putih juga dituduh membakar Kantor Dewan Adat. Sedangkan soal kebakaran pasar dan penjarahan kios disebut belum mendapatkan informasi yang jelas.

Porostimur.com juga mendapatkan video yang memperlihatkan sejumlah massa dengan membawa bendera Merah Putih tengah melakukan aksi tandingan.

Dalam video lainnya, seorang pemuda dengan membawa bendera Merah Putih nampak menyebut saya tidak takut demi Merah Putih. Catat itu. (red/rep)