Agar Jadi Prajurit TNI, Jefry Nekat Berlari dari Tobelo ke Jakarta untuk Bertemu Jokowi

oleh -44 views
Link Banner

Porostimur.com | Brebes: Seorang pria bernama Jefry Hamangau, warga Tobelo Maluku Utara, rela berlari menempuh jarak ribuan kilometer dari daerah asalnya dengan tujuan Jakarta. Pemuda 20 tahun tersebut ingin bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo agar diterima menjadi prajurit TNI.

Perjalanan Jefry sudah tiba di jalur pantura perbatasan Kota Tegal-Kabupaten Brebes pada Rabu (16/9) kemarin. Jefry sempat singgah di kantor KONI Brebes untuk beristirahat sejenak. Rencananya ia akan bermalam sehari di Kota Bawang, yang selanjutnya melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Cirebon Jawa Barat.

Saat ditemui sejumlah wartawan, Jefry menceritakan, awal mula berangkat jalan kaki dari kampungnya pada 20 Agustus lalu. Selanjutnya, rute melintasi Surabaya dan menuju Jawa Tengah.

Baca Juga  Bantu Penanganan Corona, 43 Anggota DPRD Maluku Sepakat Potong Gaji

“Bersyukur sekali hari ini sudah tiba di Brebes. Perjalanan saya masih akan berlanjut ke arah Jawa Barat,” kata dia.

Link Banner

Ia menargetkan tiba di Jakarta sekitar satu setengah bulan kemudian. Namun, karena saat ini Jakarta sedang menerapkan PSBB, dia memperkirakan targetnya akan tertunda beberapa saat.

“Apa yang saya lakukan ini untuk mewujudkan mimpi dan cita-cita bertemu pak Presiden RI, Joko Widodo. Saya mau minta tolong ke Pak Presiden RI agar saya diterima menjadi prajurit TNI,” kata Jefry.

Sementara itu, Sekretaris KONI Brebes, Tri Budi Hermanto mengapresiasi semangat Jefry berlari dengan jarak yang sangat jauh.

Menurut dia, hal itu dilakukan Jefry lantaran kecintaanya kepada olahraga lari. Diharapkan, upaya yang dilakukan Jefry itu bisa mendorong dan membangkitkan dunia olahraga, khususnya cabang lari.

Baca Juga  Menpora Cuma Janji, PON Papua 2020 Terancam Ditunda

“Apa yang dilakukan Jefry ini patus diapresiasi, semangatnya begitu luar biasa. Tentu saja kami simpati atas upaya Jefry ini, semoga mimpi dan cita-citanya bosa terwujud,” kata Tri Budi Hermanto. (red/panturapos)