Ahli Waris Jamaah Haji Asal Halmahera Barat Terima Santunan Ekstra Cover

oleh -24 views

Porostimur.com, Ternate – Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag RI Saiful Mujab didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, Amar Manaf secara simbolis menyerahkan Santunan Ekstra Cover kepada ahli waris almarhum H. Ayub Yakin Zaman, jamaah haji asal Kabupaten Halmahera Barat yang meninggal di Pesawat saat perjalan kembali menuju Indonesia.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Zam-zam Tower Asrama Haji Transit Ternate pada Senin (25/12/2023) tersebut dihadiri oleh General Manager Garuda Indonesia Ternate, Dina Nurjanah, Manager Askrindo Ternate, Kabag TU, Kabid PHU, dan Para Kepala Kankemenag Kabupaten Kota se-Provinsi Malut. 

GM Garuda Indonesia Ternate mengatakan santunan ekstra cover Ini adalah kerja sama dengan askrindo sebagai tanggung jawab dan merupakan layanan tambahan yang diberikan bagi jamaah haji, sebagai bentuk empati kami kepada customer dan tidak semua jamaah dapat menerima santunan ini, yang mendapatkan asuransi ini hanyalah jamaah haji yang meninggal dunia selama dalam pelayanan Garuda Indonesia dan santunan akan diberikan kepada ahli waris dengan nilai 125 juta Rupiah.

Baca Juga  Potong "Burung" Suami yang Nikah Lagi, Lisa Akhirnya Menyesal dan Serahkan Diri ke Polisi

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag RI, Saiful Mujab mengatakan tahun ini ada 13 orang yang wafat di pesawat dan semuanya dipastikan akan menerima santunan yang sama, sebagaimana perjanjian yang telah dilakukan Kementerian Agama RI dan pihak Garuda Indonesia bahwa Jemaah Haji yang wafat selama dalam tanggung jawab pihak maskapai berhak menerima santunan ekstra cover.

Saiful juga berterima kasih kepada semua pihak atas peran aktifnya dalam menyukseskan penyelenggaraan haji Tahun 2023, dan terimakasih juga kepada pihak Garuda Indonesia atas tanggung jawabnya memberikan asuransi kepada jemaah yang wafat di pesawat. Kita adakan penyerahan seperti ini agar semua ini bisa transparan dan akuntabel, dan sebagai bukti bahwa pelaksanaan haji di Indonesia dilindungi oleh negara serta dana yang diberikan sudah sesuai Aktuaria asuransi, terang Saiful.

Baca Juga  Rayakan Perpisahan, Dimansyah Laitupa Rilis Single Baru Narasi

“Semoga Almarhum diterima amal ibadahnya oleh Allah SWT dan santunan extra cover yang diterima dapat dimanfaatkan ahli waris dengan baik”, harap Saiful.

Selain itu, Saiful menjelaskan sebagai bentuk evaluasi pasca pelaksanaan ibadah haji tahun 1444 H, maka pada pelaksanaan ibadah haji tahun 1445 H Istitha’ah akan menjadi persyaratan penting untuk melakukan pelunasan keberangkatan. Karena Pemerintah dalam penyelenggaraan haji berpedoman dalam 3 hal pelayanan, pembinaan dan perlindungan. (red)

Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.