Ahli: Waspada Lonjakan Covid-19 di Maluku Utara

oleh -90 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Ahli Epidemiologi Universitas Indonesia Syahrizal Syarif mengatakan lonjakan kasus di Maluku Utara patut diwaspadai.

Pasalnya, dalam dua minggu terakhir, penambahan kasus baru di Maluku mencapai 201 persen.

“Selain Maluku Utara, propinsi yang patut diwaspadai Bali. Naik 115 persen dalam dua pekan,” kata Syahrizal, Jumat, 3 Juli 2020 di Jakarta.

Lalu, Papua naik 53 persen, Kalimantan Tengah 49 persen, dan Kalimantan Selatan 70 persen. Angka penambahan di Jawa Timur juga memprihatinkan karena selalu di atas 150 orang per hari. Namun, secara presentase penambahan hanya 20 persen.

Link Banner

“DKI Jakarta naik 11 persen. Bila dibandingkan dengan 16 Juni 2020, kenaikannya 111 orang,” tutur Syahrizal.

Baca Juga  Jumlah Pasien Positif Corona di Indonesia Tembus 2.092 Orang

Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi Maluku Utara pertama kali mengumumkan satu pasien pertama yang positif terpapar virus corona (covid-19) pada 23 Mei lalu.

Ini menjadi kasus positif corona pertama di Maluku Utara.

Satu orang yang dinyatakan positif corona itu sebelumnya berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) di Kota Ternate. Pasien tersebut diketahui memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta ke Ternate.

Setibanya di Ternate dua pekan lalu, ia langsung diisolasi di RSUD Chasan Boesoirie, satu-satunya rumah sakit rujukan corona di Maluku Utara.

Saat diisolasi, petugas mengambil spesimen pasien tersebut untuk diuji di laboratorium. Selama menjalani masa pengawasan, kondisi pasien membaik.

Oleh tim medis, pasien lantas dipulangkan ke rumah pada Sabtu (21/3) meski hasil tesnya belum keluar.

Baca Juga  Iklan

Hasil tes itu baru keluar pada Senin (23/3), pasien dinyatakan positif terpapar covid-19. Petugas medis pun diturunkan untuk menjemput pasien di Kampung Makassar Timur di Kecamatan Ternate Tengah.

Sekretaris Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Malut, dr. Rosita Alkatiri dalam konferensi pers Senin (23/3) mengatakan pasien 01 dipulangkan ke rumah. Alasannya, ia telah melewati masa inkubasi 14 hari dan kondisi fisiknya sudah membaik.

“Sesuai hasil spesimen yang dikirim ke Balai Labolatorium Kesehatan di Jakarta per tanggal 18 maret baru saja kami dapatkan dengan adanya kasus terkonfirmasi positif ini dengan identitas 01,” tuturnya kala itu.

Hingga Jumat (3/7/2020) pukul 01.03 WIT, tercatat ada 940 orang yang positif terinfeksi Covid-19.

Baca Juga  Dihantan Ombak 3 Meter, KM. Asiana Tenggelam di Perairan Minahasa Utara

Jumlah tersebut bertambah 65 kasus dari pengumuman di hari sebelumnya.

Sejauh ini, sebanyak 1.451 orang masuk dalam daftar OTG, 102 ODP, dan 35 PDP yang masih dirawat.

Penyebaran kasus corona terdapat di 10 kabupaten/kota di Maluku Utara, mulai dari Kota Ternate hingga Kabupaten Pulau Morotai. (red/rtm/bs)