Rincian Sertifikat: Dari Irigasi, Pendidikan hingga Tanah Wakaf
Penyerahan sertifikat tanah kali ini mencakup sektor yang luas, mulai dari fasilitas umum, pendidikan, hingga tapak infrastruktur komunikasi dan keagamaan. Beberapa di antaranya:
- 2 sertifikat saluran irigasi (Parigi Moutong)
- 1 sertifikat SMK Negeri Maritim (Banggai Laut)
- 35 sertifikat Jalan Lingkar Danau Poso
- 1 sertifikat Puskesmas Tipo
- 4 sertifikat aset Pemkab Parigi Moutong
- 1 sertifikat Bandara Banggai Laut
- 4 sertifikat tanah wakaf (Masjid, Gereja)
- 57 sertifikat tapak tower (Morowali & Parigi Moutong)
- 19 sertifikat PTSL warga di Palu, Sigi, dan Donggala
Langkah ini tidak hanya mengamankan status hukum tanah, tetapi juga membuka peluang pengembangan dan investasi lokal di sektor pelayanan publik dan spiritual.
Gubernur Minta Percepatan Sertifikasi Lahan Strategis
Gubernur Anwar Hafid menyambut baik inisiatif pemerintah pusat dan menyampaikan harapan agar beberapa lahan strategis yang belum tersertifikasi, seperti Pelabuhan Gonenggati di Donggala, dapat segera dituntaskan.
“Sertifikat tanah adalah identitas dan masa depan. Ini membuka akses modal dan mendorong pembangunan yang lebih berkeadilan,” ujar Anwar.
AHY juga memastikan bahwa usai kunjungan ini, pemerintah pusat akan menggelar rapat koordinasi besar di Palu bersama kepala daerah se-Sulawesi dan kawasan Indonesia Timur. Tujuannya adalah menyusun strategi pembangunan berkelanjutan yang inklusif dan terdesentralisasi, menjadikan kawasan timur bukan sekadar pelengkap, tetapi penggerak pembangunan nasional. (Leonard Manuputty)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com









