Air Cuci Tangan dan Sabun Habis,Warga Pertanyakan Kinerja Tim Covid 19

oleh -263 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Sejumlah warga Desa Fogi dan pengunjung pasar Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Maluku Utara, mengeluhkan ketersediaan air dan sabun cuci tangan di pasar tersebut.

Pantauan media ini di Pasar Basanohi Fogi. Sabtu (2/5/2020). terdapat satu buah ember biru yang disediakan tim Satgus Covid-19, untuk keperluan cuci tangan, Namun sudah empat hari kehabisan air dan sabun untuk mencuci tangan.

“Tempat cuci tangan yang berdekatan dengan Pos penanganan Ops Terpusat Ketupat Kieraha 2020 itu sudah empat hari kehabisan air dan sabun”, kata Hasanudin Teapon, warga setempat.

Hasanudin bilang, seng ada air ini bagemana katong mau cuci tangan, padahal pemerintah suruh cuci tangan untuk putus mata rantai virus Covid-19.

Tak lama berselang, salah satu warga juga yang ingin mencuci tangan namun air dalam ember tersebut telah habis.

Baca Juga  Bukannya Bilang Makasih Abis Foto Bareng, Prilly Latuconsina Malah Dapat Body Shaming dari Fansnya

Pria paruh baya yang menggunakan kopiah haji ini pun kesal kepada petugas covid 19 yang tidak serius menyediakan air untuk warga yang berkunjung ke pasar dan hendak mencuci tangan.

Salah satu anggota Polisi di Pos Pantau membenarkan bahwa sudah hampir seminggu tempat cuci tangan itu kehabisan air dan sabun, namun pihak Satgus Covid-19 belum melakukan pengisian.

Arifin, tukang ojeg yang berpangkalan di samping Pos Pam Ketupat menilai Tim Covid-19 di Sanana kurang maksimal dalam memantau aktivitas masyarakat khususnya penyediaan air bagi warga untuk cuci tangan.

“Apalagi di wilayah Pasar Basanohi Fogi merupakan tempat yang ramai dikunjungi warga masyarakat berlalu lalang sehingga Tim gugus harus memantau setiap bila kehabisan air dan sabun harus segera di sediakan”, katanya. (ifo)