Akademisi Dukung Sikap Bawaslu Malut Tindak ASN yang Terlibat Politik Praktis

oleh -84 views
Link Banner

@Porostimur.com | Sula : Selain mendapat dukungan dari Himpunan Pelajar Mahasiswa Sula (HPMS) Cabang Ternate, sikap Bawaslu Provinsi Maluku Utara juga mendapat dukungan dari kalangan akademisi.

Dukungan tersebut, datang dari Sekretaris Jurusan Tarbiyah STAI Babussalam Sanana, Sahrul Takim.

Kepada @porostimur.com, Sahrul Takim mengatakan, beberapa nama pimpinan SKPD di lingkup pemerintahan Kabupaten Kepulauan Sula yang masuk dalam bidikan BAWASLU Maluku Utara karena diduga keterlibatannya pada kampanye Salah satu Calon DPRD di kepulauan Sula adalah wujud dari ketegasan BAWASLU Provinsi Maluku Utara dalam menjaga aturan khususnya mengenai netralitas ASN.

“Sebab netralitas ASN untuk pemilu 17 April 2019 merupakan suatu keharusan bagi ASN. ASN tidak diperkenankan terlibat dalam ranah perpolitikan dan tidak terpengaruh dari golongan mana pun, agar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tidak diskriminatif dan bersifat independen dan harus tetap menjaga profesionalitas dan netralitas walaupun memiliki hak pilih”. ungkap Mantan Ketua Umum HMI Cabang Sanana ini.

Sahrul menyayangkan sikap beberapa oknum ASN di Kabupaten Kepulauan Sula sebagaimana bidikan BAWASLU.

Baca Juga  Belum miliki balai rehabilitasi, BNNP Papua Barat gelar rakor

“Saya secara pribadi memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap upaya upaya BAWASLU dalam mengawasi jalannya Pemilu secara baik. Saya berharap pelaku yang terbukti melanggar aturan ASN agar cepat di proses secara hukum agar memberikan efek jera bagi yang lain”, tutur Sahrul.

Lebih jauh, sosok low profile ini meminta kepada BAWASLU agar memantau sebagian ASN di dunia maya yang suka membagikan tautan, memposting informasi yang bermuatan politik praktis.

“Semoga kita semua dapat menjaga kekondusifan pemilu 2019 berjalan lancar, sesuai dengan diharapkan semuanya tanpa ada money politik, black campaign, mobilisasi ASN dan bentuk pelanggaran lainnya”, pungkas Sahrul Takim. (raka)