Akademisi Minta Polda Malut Seriusi Dugaan Korupsi di Kepsul

oleh -69 views
Link Banner

@Porostimur.com | Sula : Dugaan kasus Tindak Pidana Korupsi yang kini marak di Kabupaten Kepulauan Sula, sebenarnya tidak berdiri sendiri. Sebab jika terdapat banyak proyek pemerintah daerah yang dikerjakan oleh keluarga bupati, maka patut diduga ada nepotisme dan kong kalikong yang disana ada indikasi bagi-bagi proyek oleh bupati.

Pernyataan ini disampaikan akademisi Universitas Khairun Ternate, Abdul Kadir Bubu, SH. MH, kepada media pers, Senin, (01/04), menyusul penyelidikan yang dilakukan oleh Direktorat Resersa Kriminal Khusus (dir. reskrimsus) Polda Maluku Utara terhadap sejumlah kasus di Kabupaten Kepulauan Sula, yang diduga melibatkan Iwan Hongarta, saudara ipar dari Hendrata Thes, yang merupakan Bupati Kepulauan Sula.

“Apa yang terjadi di Kepsul, tidak berdiri sendiri, melainkan terkait langsung dengan pola pemerintahan sang bupati yang sarat nepotisme, dimana proyek-proyek pemerintah justru banyak dikerjakan oleh keluarga bupati”, papar Dade Bubu.

Baca Juga  Mahasiswa STAI Alkhairaat Labuha Pertanyakan Legaliatas Kampus, Rektor Sebut Semua Dalam Proses

Dikatakan pakar hukum pidana ini, jika terdapat indikasi korupsi pada proyek pemerintah daerah yang dikerjakan oleh keluarga bupati, maka proyek tersebut, patut diduga memiliki keterkaitan dengan sang bupati selaku pengambil kebijakan. Oleh sebab itu, dirinya meminta agar Kepala Polda Maluku Utara mengambil langkah serius.

Amatan Poros Timur, selain proyek jembatan Air Bugis, sejumlah proyek yang juga dikerjakan oleh keluarga dan orang dekat Hendrata Thes juga bermasalah, seperti proyek reklamasi di Kota Sanana, Jalan Waitinagoi-Wailoba, Irigasi Kaporo dan bebrapa proyek bangunan Pasar di Kabupaten Kepulauan Sula. (raka)