Aku, Kamu dan Hujan

oleh -306 views

Air mataku menetes bersama air hujan yang kini benar benar deras, tapi aku tidak mungkin menetap lebih lama dan membiarkanmu melihatku menangis.

Aku sudah tak peduli lagi pada seragam yang besok masih harus aku kenakan, atau nanti badanku kedinginan hingga demam.
Aku hanya terus berjalan pulang, tanpa menengok ke belakang.

Hatiku tersayat begitu dalam. Tapi dengan luka ini, mungkin aku bisa benar benar melupakanmu, menghapusmu dari hati dan pikiranku.

Terimakasih sudah menjadi menyemangat dan inspirasi bagi diri ini. Walau tidak berakhir bahagia, setidaknya aku mendapat pelajaran berharga

Bahwa, kita tidak boleh melakukan apapun demi cinta. JANGAN BODOH KARNA CINTA.
Tak ada gunanya. (*)

Baca Juga  Pj. Gubernur dan Kajati Maluku Teken MoU Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

No More Posts Available.

No more pages to load.