Akui Sempat Diamankan, Maruanaya Janji Bicara Sabtu Nanti

oleh -72 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Pemilik akun facebook “Camar Voor MI”, Carel Maruanaya membenarkan bahwa dirinya sempat diamankan polisi lantaran cuitannya di media sosial yang mengeluarkan kata makian yang ditujukan kepada Gubernur Maluku, Murad Ismail.

Dalam satusnya pemilik akun ini memposting tulisan “Hai Gub Maluku, Malam ini saya akan maki anda, Murad, se pung dalam p**i ee, saya perjuangkan anda , dan sampai saat ini saya tidak mengharapkan apa2 dari anda, tapi anda meresahkan masyarakat anda , dan dalamnya saya resah, jika anda tau bamaki, maka malam ini juga saya maki anda pung dalam p**i, tau kaseng !!!”.

Cuitan facebook yang diposting pemilik akun “Camar Voor MI” ini menunjukan dirinya yang merupakan pendukung Murad Ismail, kecewa atas sikap Murad saat mengeluarkan statemen makian yang kemudian viral dan menjadi perbincangan hangat.

Baca Juga  Dorong Tertib Arsip, Walikota Ambon Tanda Tangani Komitmen

Kabar penangkapan itu, ikut dibenarkan oleh Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kombes Leo Surya Nugraha Simatupang sebagaimana diberitakan sebelumnya.

“Sudah diamankan dan diproses di Satreskrim,” ungkap Kapolresta seperti ditulis Siwalimanews, Rabu 30 Desember kemarin.

Karel Maruanaya yang ditemui jurnalis Porostimur.com, Kamis (31/12/2020) mengatakan dirinya sempat diamankan kemarin. Oleh sebab itu, Ia belum bisa berkomentar banyak, sebab ada permintaan dari Polisi agar dirinya tidak berbicara ke publik atau media massa.

“Slamat siang porostimur, Beta Karel Maruanaya kebetulan beta salah satu anggota dari basudara dong pung grup Facebook porostimur. Ini dong pung salah satu wartawan ada menjumpai beta di pangkalan ojek citra guna menanyakan hal status beta yang maki gubernur maluku,” ujar Maruanaya.

Baca Juga  Lapas Ambon Gelar Pertemuan Pembentukan Gudep Pramuka

“Namun beta belum sempat menyampaikan apa yang diminta oleh basudara yang datang di pangkalan ojek ini, berhubung karena ada pemberitahuan dari pihak kepolisian dalam hal ini Bareskrim Polres Ambon bahwa jangan dulu informasikan kalo ada yang tanya-tanya mengenai beta pung status,” sambungnya.

Maruanaya mengatakan, untuk memberikan keterangan dirinya belum berani karenaharus konfirmasi dengan Bareskrim Polres nanti hari Sabtu 2 Januari 2021.

“Apakah Beta bisa menyampaikan permintaan dari porostimur, menyangkut alasan apa sampai Beta maki gubernur,” tukasnya.

Maruanaya berjanji, akan menyampaikan secara detail ikhwal makiannya hingga diamankan polisi dan statusnya terkait kasus tersebut pada Sabtu nanti.

“Jadi nanti hari Sabtu baru katong pung sudara yang menjumpai beta ni datang jua. Beta janjian deng dia sekitar jam 12.00 WIT bagitu, karena hari Sabtu jam 09.00 WIT, Beta di Polres untuk proses pemeriksaan dan pulangnya nanti beta konfirmasi untuk hal ini, Lalu beta tunggu basudara di tampa ojek. Jika diijinkan untuk menyampaikan maka beta menyampaikan,” pungkasnya. (valen)