Ali Roho Talaohu Terpilih Sebagai Koordinator Regional PKH Teladan Tingkat Nasional

oleh -207 views
Link Banner

Porostimur.com | Makassar: Ali Roho Talaohu, Koordinator Regional Program Keluarga Harapan (PKH) Provinsi Maluku-Maluku Utara, terpilih sebagai Koordinator Regional PKH paling teladan tingkat nasional Tahun 2019, menyusul di bawahnya dari Provinsi Lampung dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat, disaksikan Menteri Sosial RI Juliari P Batubara, pada acara PKH Appreciation Day 2019 yang dilaksanakan Kementrian Sosial di Sandeq Ballrom, Jalan AP Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (27/11/2019) malam.

Menteri Sosial RI Juliari P Batubara mengapresiasi kinerja Sumber Daya Manusia (SDM) dan pemerintah daerah dalam Program Keluarga Harapan (PKH). Apresiasi tersebut diwujudkan dalam gelaran acara PKH ‘Appreciation Day’ tahun 2019 yang berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan.

Acara yang secara resmi dibuka Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat tersebut rencananya dilaksanakan selama empat hari mulai Senin (25/11/2019) sampai Kamis (28/11/2019).

Menurut Harry, PKH Appreciation Day menjadi ajang untuk memberikan motivasi kepada seluruh pelaku yang selama ini terlibat dalam pelaksanaan PKH.

Baca Juga  Lima Puisi Ahmad Mony

“Ini semua dilakukan agar dedikasi yang sudah diberikan oleh pihak-pihak terkait untuk kepentingan program selama ini betul-betul bisa mendapatkan perhatian sehingga bisa terawat dan juga berkembang lebih lanjut,” kata Harry di Makasar pada Senin (25/11/2019) malam.

PKH menurut Harry, merupakan salah satu program prioritas nasional yang perlu mendapat dukungan banyak pihak. Untuk itu, kegiatan ini diciptakan untuk bisa mengevaluasi sekaligus memastikan dukungan dari berbagai pihak bisa tumbuh dan terus berkembang.

Sehingga Appreciation Day ini, kata Harry, diharapkan dapat memberi manfaat bukan hanya untuk para pendamping, tetapi juga seluruh perangkat PKH atas pengabdian mereka kepada program ini.

“Karena itulah, pada saat malam puncak Appreciation Day kita hadirkan para mitra kerja. Begitu pula stakeholder seperti gubernur, bupati, hingga wali kota dari sejumlah daerah yang selama ini sudah memberikan perhatian lebih dari provinsi maupun kabupaten lain turut dihadirkan,” kata Harry

Baca Juga  HANYA API-SEMATA API: Obituary Amarzan Loebis

Menurut Harry, di antaranya ekspos kinerja dan penjurian menjadi agenda inti. Adapun beberapa kategori penilaian yang akan diberikan penghargaan meliputi inisiatif pendamping PKH dalam melakukan pendampingan, kompetensi aplikator dalam pengolahan data, hingga fungsi koordinasi masing-masing koordinator, baik di level kabupaten, kota, provinsi, bahkan regional.

“Kunci dalam penjurian dan yang dipastikan akan mendapatkan apresiasi adalah mereka yang betul-betul secara serius telah berhasil menunjukkan bahwa PKH berdampak pada peningkatan taraf kesejahteraan dari keluarga yang selama ini mereka dampingi atau mencapai graduasi sejahtera mandiri,” ujar Harry

Hal ini, dikatakan Harry, ditunjukkan dengan adanya bukti nyata sejumlah prestasi dari keluarga PKH yang graduasi. Sehingga mereka sudah lebih sejahtera dengan tidak lagi bergantung pada bantuan pemerintah.

Baca Juga  Ketua Relawan Brigade 411/Haitamina Ajak Masyarakat Dukung Putra Daerah

“Itu bagian key point yang kita ingin lihat bersama nanti dalam rangkaian demi rangkaian acara Appreciation Day untuk PKH,” ungkap Harry

Acara ini pun, dibuka dengan penuh keakraban karena sepanjang acara diselingi dengan nyanyian dan tawa suka cita dari seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan.

Pada malam pembukaan, hadir sebanyak 300 peserta yang berasal dari 34 unsur Dinas Sosial Provinsi, Pendamping PKH, Koordinator Kabupaten (Korkab), Koordinator Kota (Korkot), Koordinator Wilayah (Korwil), Koordinator Regional (Korreg), Aplikator Pengolah Data (ADP) provinsi/kabupaten, Pekerja Sosial Supervisor dan KPM PKH serta KPM berprestasi.

Untuk diketahui, Appreciation Day ini merupakan kali ketiga setelah tahun-tahun sebelumnya digelar di Surabaya dan Cibubur. Sementara tahun 2019 ini, Makassar terpilih menjadi tuan rumah pelaksanaan acara. (red)