Amankan Natal dan tahun baru, Polri terjunkan 170.304 personil

oleh -28 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon :Menjelang perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, Polda Maluku menggelar apel pasukan untuk Operasi Lilin Siwalima, di Lapangan Letkol (Purn) Ch Tahapari, Tantui Ambon, Kamis (21/12).

Apel dimaksud mengusung tema ”Melalui gelar pasukan Operasi Lilin Siwalima 2017, kita tingkatkan sinergi Polri dengan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada Perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018”.

Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Deden Juhara, saat membacakan amant Kapolri menegaskan apel gelar pasukan dengan sandi Operasi Lilin Siwalima Polda Maluku tahun 2017 ini sebagai pengecekan akhir terhadap kesiapan seluruh personil pengamanan, kelengkapan sarana prasarana pendukung, serta keterpaduan unsur lintas sektoral dalam pengamanan guna mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

”Sebelum gelar pasukan Operasi lilin 2017 yang dilaksanakan, Polri didukung oleh TNI serta seluruh stakeholder lainnya yaitu Kemenhub, Kemenpupera, Kemenkes, Pertamina dan Jasa Marga telah melaksanakan rapat koordinasi untuk menjamin kelancaran arus mudik dan arus balik,” ujarnya.

Menurutnya, upaya ini dimaksudkan untuk mengantisipasi beberapa ancaman dan tantangan, hambatan dan ganguan seperti adanya potensi serangan teror, kemacetan lalu lintas, bencana alam, ketersediaan dan stabilitas harga sembako, serta potensi konflik dalam kehidupan masyarakat terkait perayaan Natal seperti aksi sweeping oleh Organisasi Masyarakat (Ormas).

Baca Juga  Curi Motor Milik Tukang Ojek, Dua Pemuda Jadi Penghuni Rutan Polres Bitung

Selain itu, jelasnya, guna menjamin ketersediaan dan stabilitas harga sembako, Polri bersama dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perikanan, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), KPPU, serta Perum Bulog, telah melaksanakan langkah-langkah preventif secara sinergi guna mencegah terjadinya permasalahan dalam pemenuhan kebutuhan bahan pokok.

”Operasi Lilin 2017 yang dilaksanakan oleh Polri dan melibatkan TNI dan Instansi Pemerintah, dilaksanakan mulai dari tanggal 23 Desember 2017 sampai 1 Januari 2018, mengedepankan kegiatan preventif dan didukung dengan kegiatan Intelejen dan Penegakan Hukum. Operasi lilin tahun 2017 melibatkan 170.304 personil yang terdiri atas 90.057 personil Polri, 20.070 personil TNI dan instansi terkait beserta kompenen masyarakat lainnya sebanyak 60.177 personil,” jelasnya.

Langkah ini, akunya, untuk menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat sepanjang libur Natal dan Tahun Baru, khususnya di tempat-tempat ibadah, jalan-jalan perlintasan arus mudik dan arus balik, objek wisata, pusat perbelanjaan, fasilitas transportasi  yang akan digunakan seperti terminal bus, stasiun kereta api, pelabuhan dan bandara.

Baca Juga  Persaingan Global Semakin Ketat, TNI Butuh Prajurit Profesional

Menjamin kelancara operasi lilin dimaksud, jelasnya, turut dibangun 1.609 pos pengamanan dan 63 pos pelayanan yang digelar di seluruh wilayah Indonesia.

”Tolak ukur keberhasilan Operasi lilin 2017 ditandai dengan terwujudnya Kamseltibcar Lalu Lintas, menurunnya angka kejahatan, tersedianya kebutuhan dan stabilitas harga sembako, serta tertanggulanginya dampak bencana alam,” tegasnya.

Khusus di Maluku, terangnya, Operasi Lilin Siwalima tahun 2017 akan mengerahkan 3000 personil dan dibantu oleh 1000 personil TNI dan beberapa instansi terkait.

”Untuk Operasi Lilin Siwalima tahun 2017, Polda Maluku menempatkan 39 pos pelayanan dan 2 pos pelayan terpadu yang melibat unsut TNK dan beberapa instansi terkait. 39 pelayanan adalah untuk memonitor lalu lintas perjalanan masyarakat  yang ada di Kota Ambon maupun yang mau keluar Ambon, seperti di bandara, terminal dan pelabuhan. Untuk pengaman tempat ibadah, Polda Maluku akan melakukan pemeriksaan tempat-tempat ibadah sebelum berlangsungnya ibadah perayaan natal di setiap gedung-gedung gereja yang ada di Maluku,” pungkasnya. (Yuli Harmusial)

Baca Juga  BNI Harus Terbuka Pada Publik Terkait Pembobolan Dana Nasabah di Ambon