Amboina Underwater Photography Competition Kedua Siap Digelar

oleh -31 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Dalam rangka mempromosikan pariwisata Maluku dari sisi wisata bawah laut, Lanud Pattimura Ambon dalam waktu dekat ini akan menggelar kegiatan Amboina Underwater Photography Competition (AUPC) Part-2 (Lomba Fotografi Bawah Air bagian ke-2 tahun 2021).

Untuk itu, menjelang kegiatan tersebut Lanud Pattimura mengadakan rapat bersama sejumlah stakeholder di gedung Club House Lanud Pattimura pada, Senin (8/3/2021).

Dalam rapat tersebut Kadislog Lanud Pattimura, Letkol Kal Deddy Setiawan yang juga merupakan ketua Panitia AUPC mengatakan rapat bersama ini dilakukan untuk menindaklanjuti sekaligus untuk memastikan perihal dukungan untuk terselenggaranya kegiatan AUPC karena kegiatan tersebut juga sudah dimasukkan ke dalam kalender pariwisata Maluku 2021.

Baca Juga  Cabuli Tiga Bocah, Aba Tete Digelandang ke Mapolres Bitung

“Kegiatan ini kami dapat direktif melalui pimpinan, Pak Gubernur, Pak Sekda dan Danlanud yg lama, Pak Sapubuan sebagai momentum dari kebangkitan pariwisata di Maluku khususnya Ambon, menjelang kita survive terhadap tatanan hidup baru yaitu prokes dari pandemi corona”, papar Letkol Kal Deddy.

Link Banner

Ia menuturkan, dalam menghadapi pandemi ini, seharusnya dibuat terobosan-terobosan untuk tetap bertahan dan tetap beraktivitas di laut mengingat 70% Pulau Ambon terdiri dari laut sehingga para pelaku UMKM atau ekonomi kreatif bisa membangkitkan sektor ekonomi kreatif di kelautan salah satunya underwater photography ini.

Terkait peserta lomba, dirinya mengatakan saat ini yang online sebanyak 40 peserta, 32 diantaranya sudah positif (pasti). Ia berharap bisa mencapai target yaitu 40 peserta.

Baca Juga  Agnez Mo Tolak Promosi di Strip Club AS meski Bisa Raup Rp 1 Miliar dalam Semalam

“Untuk kegiatan, kita mulai dari Laha dan Pintu Kota. Kita mengambil spot Pintu Kota sebagai objek foto wide artinya tentang terumbu, coral, dll. Kalau yang di Laha merupakan objek spot untuk macro. Jadi mulai dari Tawiri sampai Air Manis itu spot untuk macro. Manfaatnya kedepan, orang akan melihat Ambon ini sebagai tujuan wisata, bukan alternatif lagi tapi kita dengan komitmen sama-sama kita jadikan Ambon sebagai objek wisata utama di Indonesia selain yang sudah terkenal, seperti Bunaken dan Labuan Bajo”, ujarnya.

Ia juga berharap dengan terlaksananya event ini, masyarakat akan menyadari kekayaan laut yang luar biasa yang dimiliki Maluku khususnya Pulau Ambon sehingga laut bisa dijaga, tidak tercemar dan masyarakat tidak membuang sampah ke laut. (alena)