Ambon Alami Deflasi 0,33 Persen, Tual 0,55 Persen

oleh -17 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Pada Desember 2019 dari 82 Kota IHK di Indonesia, tercatat 72 kota mengalami inflasi dan 10 kota mengalami deflasi.

“Kota Ambon mengalami deflasi sebesar 0,33 persen dengan IHK 132,91; Kota Tual mengalami infiasi sebesar 0,15 persen dengan IHK 159,44,” Ungkap Charles Anindlah, Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Maluku kepada awak media di Kantor BPS Provinsi Maluku, Kamis (2/1/2020).

Dirinya mengatakan Inflasi tertinggi terjadi di Kota Batam sebesar 1,28 persen dengan IHK 139,73 dan inflasi terendah terjadi di Kota Watampone sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 135,06. Deflasi tertinggi terjadi di Kota Manado sebesar 1.88 persen dengan IHK 138,34 dan deflasi terendah terjadi di Kota Bukit Tinggi dan Kota Singkawang sebesar 0,01 persen dengan IHK masing-masing sebesar 133,58 dan sebesar 137,78

Baca Juga  Pemilik ruko ditemukan tewas di dalam rukonya

“Pada Desember 2019 dari 82 Kota IHK di Indonesia, IHK Kota Ambon menduduki peringkat 73. Infiasi bulanan Kota Ambon menduduki peringkat 81, infiasi tahun kalender maupun tahun ke tahun menduduki peringkat 51,” katanya.

Link Banner

Menurutnya, Pada Desember 2019, IHK Kota Tual masih tetap menduduki peringkat 1 inflasi bulanan Kota Tual menduduki peringkat 64, infiasi tahun kalender maupun tahun ke tahun menduduki peringkat 36.

Dirinya menjelaskan selama tahun 2019, 10 komoditas yang memberikan andil terbesar terhadap inflasi di Kota Ambon: akademiperguruan tinggi, roti manis, tomat sayur, emas perhiasan, kangkung, serta bawang merah, bayam, rokok kretek fiter, angkutan udara, dan roti tawar. 10 komoditas penyumbang terbesar terhadap deflasi ikan layang. cabai merah, cabai rawit, tanip pulsa ponsel, ikan cakalang. semen, besi beton, ikan cakalang asap, ikan tongkol dan telepon seluler

Baca Juga  Empat Orang Narapidana RMS Dapat Remisi Natal

“10 komoditas yang memberikan andil terbesar terhadap infiasi di Kota Tual selama tahun 2019: ikan cakalang, kayu balokan, ikan teri, ketela rambat, rokok kretek fiter, angkutan udara, bawang merah, papaya, daun singkong dan bayam. 10 komoditas penyumbang terbesar terhadap deflasi ikan layang, ketela pohon, ikan ekor kuning, tarif pulsa ponsel, ikan kembung, Ikan tembang, ikan baronang, tarif listrik, jantung pisang, kacang panjang,” jelasnya. (ebot)