Ambon Masuk 43 Kabupaten/Kota PPKM Mikro Diperketat Luar Jawa-Bali

oleh -135 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Selain berada di Zona Merah (Resiko Tinggi) Peta Resiko Penyebaran Covid 19, kota Ambon juga telah ditetapkan Pemerintah Pusat (Pempus) dalam daftar 43 Kabupaten/Kota pengetatan PPKM Mikro di luar Pulau Jawa dan Bali, 6 – 20 Juli 2021.

“Ada 43 kota di indonesia yang masuk kualifikasi PPKM mikro diperketat. Untuk Provinsi Maluku yakni Ambon dan Kepulauan Aru. Sejumlah kebijakan telah diatur Pempus tetapi akan menyesuaikan dengan kondisi di daerah,” kata Walikota dalam Apel Konsolidasi, Rabu (7/7/2021) di Tribun Merdeka.

Dikatakan Walikota berdasarkan sejumlah indikator, 43 Kota/Kabupaten termasuk Ambon, dalam asesment WHO, masuk dalam kategori situasi level 4 yang ditetapkan Pempus, sehingga hal ini menjadi tantangan berat bagi Pemerintah Kota (Pemkot) dalam dan Satgas Covid 19 dalam menjalankan tugas.

Baca Juga  Komisariat Wilayah VI APEKSI Gelar Musyawarah IX, Louhenapessy Akhiri Masa Jabatan

“Dengan penetapan itu maka 75 Persen pegawai akan melaksanakan work from home dan, Tim Satgas Covid-19 akan semakin tegas dalam implementasi regulasi termasuk penerapan Instruksi Walikota Nomor 2 Tahun 2021,” jelasnya.

Walikota mengingatkan tegas dalam menerapkan aturan, bukan berarti Satgas Covid-19 harus berlaku kasar, tetapi memperhatikan kondisi emosional masyarakat.

Dihadapan Pimpinan OPD, Pejabat eselon serta tim Satgas Covid-19, Walikota mengaku prihatin karena ada masyarakat yang memfitnah dan mengumpat tenaga kesehatan (nakes) bahkan para relawan dalam menjalankan tugasnya.

Menurutnya hal tersebut tidak perlu terjadi, seandainya masyarakat menyadari bahwa mereka punya andil bersama pemerintah dan stakeholder lainnya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid 19.

“Ini bukan tanggungjawab pemerintah saja, tapi seluruh stakholder dan komponen masyarakat harus berpatisipasi bersama – sama termasuk lembaga keagamaan. Bukan saja pemerintah, karena pemerintah sendirian tidak sanggup mengatasi Covid-19,” jelasnya.

Baca Juga  Seniman Sula Bikin Lagu untuk Korban Gempa di Halsel

Dikatakan Walikota, perubahan perilaku masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan menjadi penting dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sehingga nantinya diharapkan Setelah PPKM Mikro berakhir, Kota Ambon dapat naik kembali ke zona oranye (Resiko Sedang).

“Tetap semangat dan tetap kuat, kita pasti bisa menghadapi tantangan ini bersama – sama,” tandasnya. (nicolas)

No More Posts Available.

No more pages to load.