Ambon Masuki PSBB Transisi Jilid XIII, Karaoke Belum Dibuka

oleh -124 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Pemerintah Kota Ambon kini memberlakukan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi Jilid XIII di Kota Ambon yang dimulai sejak hari ini hingga 14 hari kedepan.

Walikota Ambon Richard Louhenapessy mengatakan, keputusan tersebut ditempuh karena Kota Ambon belum beranjak dari zona orange.

“Sambung terus dengan sanksi yang sama. Sepanjang Ambon masih dalam zona orange tetap kita akan melaksanakan pembatasan terus,” tukasnya di Balaikota Ambon, Senin (11/1).

Menariknya, meskipun bioskop dan restoran telah dibuka, namun hingga pelaksanaan PSBB Jilid XIII ini, Karaoke keluarga dan sejenisnya masih dilarang untuk beroperasi.

Louhenapessy bilang, selama Kota Ambon masih berkutat pada zonasi yang sama dan tidak ada perubahan signifikan, maka PSBB transisi akan terus berlanjut. Namun apabila keadaan membaik maka langkah tersebut akan disesuaikan dengan keadaan.

Baca Juga  Pamitan Mayjen Marga Taufik Dihadapan Prajurit Wilayah Maluku Tengah

“Sampai kalau dia sudah zona kuning kita akan evaluasi lagi. Tapi sampai hari ini masih tetap orange sehingga PSBB tetap diperpanjang,” tukasnya.

Aturan PSBB Transisi Jilid XIII, menurutnya masih sama dengan sebelumnya yakni jam operasional berlaku untuk kuliner malam berakhir pukul 23:00 WIT, gerai modern dan supermarket wajib tutup pukul 21:00 WIT dan penerapan 4M yang semakin diperketat.

“Satgas Covid-19 Kota Ambon, akan lebih perketat pengawasan pada lokasi/kegiatan yang berpotensi timbulnya klaster baru, misalnya pesta-pesta. Memang sangat kita berikhtiar itu acara duka yang harus kita pertimbangkan betul. Karena itu sedapat mungkin diharapkan seluruh orang yang melayat harus memakai masker,” ingatnya.

Baca Juga  Di Tengah Padat Giat Kepada Masyarakat, Beberapa PJU Polres Menerima Perjamuan Kudus Saat Bertugas

Terlepas dari semua kebijakan dan batasan oleh pemerintah, tambahnya, disiplin 4M yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menjauhi kerumunan tetap menjadi kunci utama memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Terpisah, juru bicara Satgas Covid-19 Kota Ambon Joy Adriaansz mengaku, Ambon masih berada pada zona orange dengan total skor mencapai 2.07, sehingga PSBB transisi berlanjut ke jilid XIII dengan tetap melakukan operasi yustisi pagi dan malam hari serta Rapid ditempat.

Operasi yustisi guna edukasi masyarakat, terkait penerapan protokol kesehatan yang sangat penting agar terhindar dari bahaya penyebaran covid-19. Sebab langkah operasi yustisi menunjukkan hasil yang cukup baik. Selain kebijakan Rapid antibodi bagi pelaku perjalanan masuk Ambon.

Baca Juga  Rasio Utang Meningkat, Bank Dunia Waspadai Ancaman Krisis Global

“Evaluasinya, dengan dasar zonasi dan skoring kita itu menunjukkan operasi yustisi yang dilakukan cukup positif dan maksimal bagi masyarakat kota Ambon untuk tetap taat dalam pemberlakuan 4 M,” tutupnya. (red/mr)